Berita

Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan/Net

Politik

Survei Parameter: Prabowo Memang Tetap Teratas, Tapi Terus Dipepet Ganjar Dan Anies

SABTU, 05 JUNI 2021 | 11:58 WIB | OLEH: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto menjadi tokoh yang diinginkan publik untuk menjadi suksesor Presiden Joko Widodo pada Pilpres 2024.

Begitu dikatakan Direktur Eksekutif Parameter Indonesia, Adi Prayitno dalam rilis survei dan webinar bertema "Peta Politik Menuju 2024 dan Isu Politik Mutakhir", Sabtu (5/6).

"Berdasarkan survei yang kami lakukan, elektabilitas Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (18,3 persen), Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (16,5 persen), Gubernur Jakarta Anies Baswedan (15,1 persen), Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (7,0 persen), Gubernur Jabar Ridwan Kamil (6,0 persen)," kata Adi.


Berikutnya disusul, Menteri Sosial Tri Rismaharini (5,5 persen), Menteri Parekraf Sandiaga Uno (5,4 persen), mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (2,8 persen), Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (2 persen), dan Komut Pertamina Basuki T. Purnama alias Ahok (2 persen).

Mendapatkan pilihan di bawah 2 persen ada mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Ketua DPR Puan Maharani, Menteri BUMN Erick Thohir, Menko Polhukam Mahfud MD, tokoh agama Ustaz Abdul Somad. Termasuk 12,3 responden menjawab ragu atau tidak tahu.

Dan jika dikerucutkan dalam simulasi 5 nama capres, Adi Prayitno mengatakan, Prabowo tetap unggul dengan angka 22,3 persen.

Disusul Ganjar Pranowo (19,7 persen), Anies Baswedan (18,1 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (10,1 persen), Sandiaga Uno (7,5 persen), serta responden yang menjawab ragu atau tidak tahu 22,3 persen.

"Prabowo memang tetap teratas tetapi terus dipepet oleh Ganjar dan Anies Baswedan," pungkasnya.

Paremeter Politik Indonesia melakukan survei pada 23-28 Mei 2021, dengan sampel sebanyak 1.200 responden yang diambil dengan menggunakan metode simple random sampling dari 6.000 nomor HP yang sudah dipilih secara acak.

Adapun margin of error survei sebesar plus minus 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya