Berita

Ekonom senior, Dr. Rizal Ramli/Net

Politik

Sammy Notaslimboy: Rizal Ramli Sudah Ingatkan Soal PLN Dan Garuda, Tapi “Dibunuh” BuzzerRp

JUMAT, 04 JUNI 2021 | 17:33 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Keberadaan pendengung bayaran atau yang akrab disebut BuzzerRp di media sosial kembali dikecam. Ini lantaran efek dari kehadiran mereka berdampak pada meruginya sejumlah perusahaan BUMN.

Kekesalan terhadap kehadiran BuzzerRp diluapkan seorang komika bernama Sammy Notaslimboy setelah dirinya menyaksikan kerugian yang diderita PLN dan Garuda.

Di mana baru-baru ini Menteri BUMN Erick Thohir blak-blakan menyebut utang PT PLN mencapai Rp 500 triliun.


Sebelum itu, Dirut Garuda Irfan Setiaputra telah lebih dulu mengurai kondisi keuangan di perusahaannya. Per bulan Mei kemarin, Garuda terlilit utang hingga Rp 70 triliun dan diprediksi utang akan bertambah Rp 1 triliun setiap bulannya.

Kembali ke soal kekesalan Sammy Notaslimboy. Menurutnya kerugian yang dialami PLN dan Garuda sebenarnya sudah diprediksi lama oleh ekonom senior, DR. Rizal Ramli.

Sejak periode pertama Jokowi, Rizal Ramli sudah mewanti-wanti bahwa PLN akan merugi besar. Salah satu yang dia tentang adalah proyek pembangkit listrik 35 ribu megawatt. Kala itu, Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur itu sudah mengingatkan bahwa proyek tersebut berbahaya bagi keuangan PLN.

Sebab, pertumbuhan ekonomi saat itu mandek di angka 5 persen, sehingga sulit bagi PLN untuk balik modal.

Tidak hanya PLN, Rizal Ramli juga sudah mengingatkan kepada Jokowi bahwa Garuda akan merugi besar sejak di periode pertama.

Mantan Menko Kemaritiman itu sempat mengkritik habis rencana Garuda membeli sejumlah pesawat jenis Airbus A350. Baginya, pesawat tersebut hanya cocok untuk rute luar negeri atau ke Eropa. Sementara kelas penerbangan ini bisnisnya sangat sengit.

“Soal Garuda dan PLN pak RR sudah ingatkan sebelumnya. Jejak digitalnya lengkap. Tapi kan biasanya dibunuh karakternya sama BuzzerRp atau pendukung garis keras pakai narasi ‘pecatan menteri’,” kesal Sammy lewat akun Twitter pribadinya, Jumat (4/6).

Aktivis 98 itu kini meminta pertanggungjawaban pihak-pihak yang telah menggunakan jasa BuzzerRp. Sebab, kini Indonesia harus mengalami kerugian yang besar dan sulit untuk bisa ditutupi.

“Sekarang kalau udah rugi gede-gedean gimana? Biadab emang lu pada,” kesalnnya lagi.

“BUMN ruginya nggak bisa ditutup-tutupi lagi. Ibu kota baru mah jalan terus,” tutup Sammy.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya