Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan/Ist

Politik

PDIP Dan Golkar Kepincut Anies, Andi Sinulingga: Semoga Jadi Pertanda Baik Bagi Negeri Kita

KAMIS, 03 JUNI 2021 | 11:33 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Nama Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, kini tengah laris jadi target sejumlah partai politik untuk diusung di Pemilihan Presiden 2024. Elektabilitas yang selalu tinggi berdasarkan hasil survei sejumlah lembaga, jadi faktor ketertarikan parpol untuk mengusung Anies.

PDI Perjuangan mulai mewacanakan duet Puan Maharani-Anies Baswedan di 2024. Memang, ini baru sebatas wacana yang diapungkan salah satu politikus PDIP, Effendi Simbolon. Tapi, publik tetap menilai wacana ini berpeluang terwujud jika mendapat restu Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Demikian pula dengan Partai Golkar yang tengah mencari kandidat paling tepat untuk dipasangkan dengan Airlangga Hartarto di Pilpres 2024. Sebagai salah satu tokoh dengan elektabilitas tinggi, Anies pun masuk radar Golkar untuk diduetkan dengan Airlangga.


Situasi ini terbilang menarik. Karena menunjukkan perubahan angin dari kedua partai politik besar tersebut.

"Bukannya selama ini Anies itu di-framing enggak bener, enggak bisa kerja, terkait kelompok-kelompok radikal intoleran, bahkan juga tudingan-tudingan yang berbau SARA, tapi kenapa kedua partai oposisi Anies itu berbalik kepincut?" ujar politikus Golkar,
Andi Harianto Sinulingga, Kamis (3/6).

"Apa itu artinya Anies sudah bener? Sudah baik kerjanya, sudah toleran dan tidak radikal, sudah tidak lagi politisasi ayat dan mayat?" sambungnya.

Lanjut Andi Sinulingga, berbaliknya arah kedua partai besar oposisi Anies itu jadi hal yang positif dan baik bagi perpolitikan Indonesia.

"Kepincutnya kedua partai tersebut kepada Anies menguak tabir bahwa tuduhan-tuduhan radikal radikul, intoleran, enggak bisa kerja, dan sebagainya itu hanya tuduhan kosong semata, itu hanya tuduhan-tuduhan politik semata. Politik stigmatik yang sama sekali tidak produktif bagi negeri ini," papar Andi Sinulingga.

"Klaim-klaim diri paling NKRI, paling Pancasilais, dan paling berwawasan kebangsaan itu juga sama, politik stigmatig saja. Dan itu terbukti, habis klaim paling Pancasilais enggak lama terbukti korupsi uang rakyat," sindirnya.

Andi Sinulingga pun berharap rakyat akan semakin terbuka pikirannya untuk tidak mudah termakan dengan pola politik stigmatik seperti model orde lama dan orde baru. Bahwa dalam politik semua bisa terjadi, kawan menjadi lawan, dan lawan menjadi kawan.

"Semoga laris manisnya Anies pertanda baik bagi negeri kita tercinta ini," tutup Andi Sinulingga.

Partai Golkar mengakui tengah mengkaji calon-calon yang bisa digandeng mendampingi sang ketum, Airlangga Hartarto. Golkar memang menjagokan Airlangga untuk menjadi calon presiden pada 2024.

"Kami sudah mulai mengkaji kira-kira potensi mana saja yang mungkin bisa kami ajak bergabung," kata Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia di Jakarta, Rabu (2/6).

Doli pun mengakui kalau tokoh yang akan digandeng adalah mereka yang memang sudah beredar di bursa capres via hasil survei. Seperti Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, hingga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

"Saat ini segala kemungkinan, semua nama, kemudian semua kekuatan partai politik masih sedang kami kaji dan punya peluang yang sama," jelasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya