Berita

Daning Saraswati saat menjalani sidang suap Bansos/RMOL

Hukum

Daning Saraswati Ungkap Ada Keterlibatan Joko Di Pembentukan PT Rapid Untuk Ikut Bansos

RABU, 02 JUNI 2021 | 20:57 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan bantuan sosial (Bansos) sembako Covid-19 di Kementerian Sosial (Kemensos), Matheus Joko Santoso ternyata juga terlibat dalam pendirian PT Rajawali Parama Indonesia (RPI/Rapid).

Hal itu diungkapkan Daning Saraswati yang sempat disebut sebagai istri muda terdakwa Joko yang menjabat sebagai Komisaris PT Rapid saat menjadi saksi untuk terdakwa Joko dan terdakwa Adi Wahyono di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu malam (2/6).

Dalam persidangan yang berlangsung hingga malam ini, tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dibentuknya PT Rapid.


Saat menjadi saksi ini, Daning awalnya mengaku bahwa inisiasi didirikan perusahaan tersebut untuk memudahkannya sebagai Event Organizer (EO).

Jaksa pun mendalami terkait awal muncul ide pembuatan perusahaan tersebut.

"Pembicaraan bertiga, Pak Joko, Wan Guntar dan saya," ujar Daning seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Rabu malam (2/6).

Daning membenarkan bahwa ia bersama Joko dan Wan M. Guntar yang secara administrasi perusahaan menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Rapid melakukan musyawarah pembentukan perusahaan tersebut.

Daning menyebut bahwa kesepakatan pendirian perusahaan terjadi pada Agustus 2020. Akan tetapi menurut Jaksa, keterangan Daning berbeda dengan saksi Wan M. Guntar yang sebelumnya sudah memberikan keterangan pada sidang sebelumnya.

Penentuan nama Rajawali Parama Indonesia atau yang biasa disebut Rapid ini kata Daning merupakan ide dari Guntar.

Setelah itu, Hakim Ketua, Muhammad Damis pun turut melanjutkan pertanyaan Jaksa kepada saksi Daning terkait pemegang saham PT Rapid.

"Kami berdua, dalam tertulis itu kami berdua yang pemegang saham. Saya dan Wan M. Guntar," terang Daning.

Dalam akta tertulis, Daning memiliki saham sebanyak 50 persen dan Guntar juga 50 persen dengan nilai total saham sebanyak Rp 500 juta.

"Real ada saham yang masuk ke korporasi itu?" tanya Hakim Ketua Damis dan dijawab "tidak" oleh Daning.
 
Sementara itu, Joko yang juga menjadi bagian dibentuknya PT Rapid tersebut disebut Daning tidak memiliki jabatan apapun.

"Lalu, posisi saudara Matheus Joko Santoso di perusahaan itu sebagai apa?" tanya Hakim Ketua Damis.

"Tidak ada jabatannya," jawab Daning.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya