Berita

Tokoh nasional DR. Rizal Ramli/Net

Politik

Sindir Ganjar, Rizal Ramli: Jateng, Rakyat Miskin Paling Banyak Se-Jawa

RABU, 02 JUNI 2021 | 14:10 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemimpin yang hanya bermodal pencitraan harus dikuliti secara tuntas. Jangan sampai negara terjebak dengan citra-citra yang ditampilkan melalui media.

Tokoh nasional, DR. Rizal Ramli tidak ingin calon-calon yang hanya bermodal pencitraan kembali maju di gelaran pemilihan presiden (pilpres). Sebab buntutnya nanti, rakyat yang akan dirugikan.

Pernyataan ini disampaikan Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur itu saat mengomentari unggahan akun Twitter Adamsyah Wahab yang membahas polemik tak diundangnya Ganjar Pranowo dalam acara PDIP di Semarang.


Dalam kicauan ini, Rizal Ramli turut mengingatkan bahwa Ganjar tidak melakukan perbaikan berarti selama memimpin Jawa Tengah. Ini lantaran Jateng masih menjadi provinsi dengan jumlah penduduk miskin yang banyak di Pulau Jawa.

“Calon-calon yang modalnya hanya pencitraan harus di analisa secara tuntas. Rakyat Jateng  paling miskin di Jawa, tidak ada perbaikin. Kalau tidak, buntutnya pasti menipu rakyat dan dikendalikan bandar!” ujar Rizal Ramli di akun Twitter pribadinya, Rabu (2/6).

Mantan Menko Kemaritiman ini tegas mengatakan bahwa dirinya tidak ingin rakyat kembali tertipu dan harus kembali hidup susah. Rizal Ramli ingin era pemimpin pencitraan benar-benar disudahi.

“Era pemimpin pencitraan sudah berakhir, rakyat hidup susah. Enough is enough!” tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya