Berita

Warga di Guangzhou, Provinsi Guangdong China Selatan menjalani tes asam nukleat pada 30 Me/Net

Dunia

Kota Guangzhou China Tingkatkan Kewaspadaan, Varian Covid-19 India Datang Menyerang

SENIN, 31 MEI 2021 | 09:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kota Guangzhou di China Selatan saat ini tengah berpacu melawan strain virus yang bermutasi dari India yang telah ditemukan pada 26 pasien Covid-19 di wilayah mereka.

Setiap harinya, Guangzhou mencatat 90 persen kedatangan internasional yang masuk ke daratan China itu.

Penemuan 26 kasus itu mendorong para ahli meminta otoritas lokal agar bertindak lebih cepat dan mencurahkan lebih banyak upaya untuk melacak sumber infeksi.


Sebagai upaya pencegahan, mulai pukul 10 malam pada hari Senin (31/5), penumpang yang meninggalkan Guangzhou harus menunjukkan hasil tes asam nukleat negatif yang diambil dalam waktu 72 jam, menurut pemberitahuan terbaru yang dikeluarkan oleh kantor pencegahan dan pengendalian epidemi Covid-19 Guangzhou pada Minggu (30/5).

Provinsi tersebut sebelumnya telah melewati enam putaran wabah yang ditularkan secara lokal yang dipicu oleh kasus impor. Ini semua memiliki rantai penularan yang sangat pendek, jadi mereka dapat diatasi dalam waktu seminggu.

Namun, gelombang kebangkitan pandemi di provinsi ini, didorong oleh virus yang bermutasi dari India, yang diperkirakan memiliki rantai penularan yang lebih lama.

“Penyebaran penyakit dan waktu penularan antargenerasi yang cepat, menandakan ancaman besar yang ditimbulkan oleh virus yang bermutasi dari India ke Guangdong," kata Zhang Yuexin, ahli medis yang berspesialisasi dalam anti pencegahan dan pengendalian epidemi, seperti dikutip dari Global Times, Senin (31/5).

Kebangkitan ini, yang telah menyebar ke kota-kota di luar Guangzou, Foshan dan Maoming, telah melibatkan lima kasus lokal yang dikonfirmasi yang dimulai pada 21 Mei.

“Guangzhou menyelesaikan putaran pertama pengujian asam nukleat untuk 2,25 juta penduduk pada hari Sabtu (29/5). Kemudian 20 orang ditemukan terinfeksi Covid-19 pada pukul 2 siang pada Minggu,” kata Chen Bin, wakil direktur Komisi Kesehatan Guangzhou pada konferensi pers Minggu (30/5).

“Hasil sekuensing gen yang terdeteksi pada semua pasien yang terinfeksi dalam wabah terbaru sangat homolog, semuanya dari varian yang terdeteksi di India,” kata Chen.

Seorang pasien wanita berusia 75 tahun, bermarga Guo, yang tinggal di distrik Liwan Guangzhou adalah pasien pertama yang terdeteksi, tetapi itu tidak menjadikannya sumber asli infeksi, karena pejabat kesehatan setempat mengatakan dia mungkin terinfeksi karena untuk eksposur yang tidak disengaja.

Wabah terbaru di Guangzhou memiliki karakteristik yang lebih menonjol dibandingkan dengan yang sebelumnya - variannya sangat menular dan tingkat penularannya sangat tinggi, menurut otoritas setempat Guangzhou.

“Virus dapat menyebar melalui kontak singkat dan tidak langsung. Virus dapat menyebar di antara orang-orang saat sedang bersantap," kata Zhang Zhoubin, wakil direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Guangzhou, pada pertemuan Kamis.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Tak Perlu Takut dengan Ide Kewarganegaraan Ganda Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:26

Cara Mengubah Desil DTSEN Secara Online dan Offline, Lengkap dengan Langkahnya

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:15

Tak Cuma Revisi, DPR Sepakat Regulasi Baru Migas

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:14

GBNI Dukung Program Kerakyatan Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:37

B50 Perkuat Kemandirian Energi, Hemat Devisa, dan Dorong Transformasi Ekonomi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:34

Presiden Perintahkan Penanganan Darurat, Wamensos Terjun ke Lokasi Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:28

21 Kantong Parkir Disiapkan Saat Perayaan HUT ke-81 RI di Jakarta

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:31

MBG Harus Kembali ke Tujuan Awal Bukan Jadi Ladang Bisnis

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:21

Ruas Jalan di Jakarta Direkayasa Saat Perayaan HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:12

Besok! Ongkos Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta Cuma Rp8

Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:30

Selengkapnya