Berita

Cendekiawan muda Islam, Ulil Abshar Abdalla/Net

Politik

Ulil Abshar: Saya Heran Pada Aktivis Pembela Minoritas Di Indonesia Yang Malah Membela Israel

SENIN, 24 MEI 2021 | 18:35 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kritik terhadap kekejian Israel terhadap warga palestina merupakan hal yang lumrah dilakukan oleh setiap manusia yang menolak kekerasan pada manusia lain.

Cendekiawan muda Islam, Ulil Abshar Abdalla bahkan menyebut kritik terhadap Israel dalam perlakuannya terhadap warga Palestina adalah simbol kritik atas semua bentuk diskriminasi.

Atas alasan itu, Ulil menilai bahwa semua pihak harus serentak menyuarakan kritik kemanusiaan tersebut.


Menurutnya, menjadi aneh jika kemudian ada pihak yang tidak melakukan pembelaan kepada warga Palestina.

Dia pun merasa heran dengan narasi yang disampaikan aktivis tanah air yang vokal membela kaum minoritas. Sebab di satu sisi mereka jutru turut menyiratkan pembelaan kepada Israel.

“Saya amat heran pada sejumlah aktivis yang membela kaum minoritas di Indonesia, tetapi apologetik, membela Israel. Aneh,” tegasnya lewat akun Twitter pribadi, Senin (24/5).

Dalam kicauannya yang lain, Ulil mengingatkan bahwa selama ini propaganda yang dijual Israel ke seluruh dunia adalah pertahanan diri. Di mana mereka mengklaim sedang bertahan karena ada serangan dari kelompok Hamas yang dicitrakan sebagai teroris.

“Sayangnya, propaganda ini ‘ditelan’ oleh banyak kalangan. Kenyataan di lapangan tidak seperti itu,” tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya