Berita

Kepala Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrat, Andi Arief/Net

Politik

UU Sudah Beri Jokowi Kuasa Penuh Atas Anggaran Corona, Kok Ujug-ujug Naikkan PPN Dan Tax Amnesty Lagi

SENIN, 24 MEI 2021 | 08:48 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Presiden Joko Widodo harus bisa menjelaskan ke publik mengenai kondisi keuangan negara. Penjelasan itu harus detail dan tranparan, sehingga rakyat bisa memahami apa yang akan dilakukan pemerintah.

Kepala Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrat, Andi Arief bahkan meminta Jokowi turut menyampaikan rencana apa yang dilakukan pemerintah dengan anggaran yang kini tersedia.

“Pak Jokowi harusnya jelaskan kondisi keuangan negara dan rencana apa untuk menanggulangi covid ini serta sampai kapan,” harapnya lewat akun Twitter pribadi, Senin (24/5).


Dia juga heran dengan kebijakan yang akhir-akhir ini diwacanakan pemerintah. Seperti kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN) yang diwacanakan Menteri Keuangan Sri Mulyani, hingga rencana pengampunan pajak atau tax amnesty jilid II.

“Bukankah Perppu yang sudah jadi UU sudah berikan kekuasaan budget penuh melawan covid dan pelemahan ekonomi. Kok ujug-ujug ada PPN, tax amnesti dll. Perlu keterbukaan,” tegasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya