Berita

Webinar Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Sabtu, 22 Mei/Repro

Kesehatan

Pemerintah Dorong Penguatan Peran Kampus Dalam Pengendalian Covid-19

SABTU, 22 MEI 2021 | 18:23 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Seluruh perguruan tinggi diminta pemerintah untuk ikut berperan aktif dalam menangani informasi negatif yang menghambat penanganan pandemi Covid-19 di tanah air.

Tenaga Ahli Menteri Komunikasi dan Informatka (Kominfo) Bidang Literasi Digital dan Tata Kelola Internet, Donny Budi Utoyo mengatakan, peran serta insan kampus dinilai mendesak, karena penanganan Covid-19 akan menentukan program pemulihan ekonomi nasional.

Kekinian, pemerintah menggagas program Literasi Digital Nasional yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Sehingga diharapkan akademisi di banyak kampus di tanah air ikut mendorong terlaksananya program ini.


"Gerakan ini baru saja diluncurkan Bapak Presiden Joko Widodo. Konsepnya multi stakeholders (gotong royong)," ujar Donny dalam Webinar Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Sabtu (22/5).

"Jadi gerakan ini adalah kerja gotong royong supaya Indonesia makin cakap (digital) dalam memanfaatkan digitalisasi untuk kegiatan edukatif dan produktif," sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menyatakan sepakat tentang pentingnya kerja sama yang baik dalam menangani pandemi Covid-19 di Indonesia.

Menurutnya, kerja sama dengan perguruan tinggi harus terjalin dan bukan hanya di Indonesia saja. Namun juga dipelruas melibatkan seluruh bangsa dan negara di dunia.

Selain itu, Wiku menilai komunikasi publik yang baik yang melibatkan kampus, dinilai dapat membangkitkan sebuah gerakan untuk memenuhi seluruh target untuk mencegah penularan Covid-19 di dunia, dan di Indonesia pada khususnya.

"Kita punya strategi, sistem, struktur, speed dan juga skill untuk mencapai target, (yaitu) yang sakit cepat sembuh, yang sehat tetap sehat," tuturnya.

"Target-target itu meliputi penekanan jumlah kasus, testing, tracing, vaksinasi, perubahan perilaku, interoperabilitas data, sosialiasi masif dan melindungi yang rentan," demikian Wiku Adisasmito menambahkan.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya