Berita

Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto/Net

Politik

Pengamat: Didorong Nyapres Lagi, Suara Prabowo Segitu-gitu Saja

JUMAT, 21 MEI 2021 | 17:40 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Meski memiliki elektabiltas tertinggi di berbagai lembaga survei, jalan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto menuju Pilpres 2024, tidak akan mulus.

Demikian disampaikan pengamat politik, Abdul Hamid menanggapi sikap pengurus DPC Partai Gerindra se-Sumatera Utara yang mendukung Prabowo kembali maju sebagai calon presiden pada pilpres mendatang.

"Walaupun secara elektoral masih tertinggi di berbagai survei, tapi saya kira tidak akan mudah juga bagi Prabowo untuk memenangkan kontestasi pada pilpres nanti," ujar Cak Hamid sapaan akrab Direktur Visi Indonesia Strategis itu, Jumat (21/5).


"Karena elektoral ini masih bersifat semu dan wajar," lanjut Cak Hamid kepada Kantor Berita Politik RMOL.

Sementara kandidat lain yang juga cukup menjanjikan, diyakini masih bisa meningkatkan popularitas dan elektabilitas.

"Kandidat yang lain belum sosialisasi secara masif, atau kasarnya belum nyapres apalagi berkali-kali, sehingga belum dikenal banyak oleh khalayak," imbuh Cak Hamid.

Hemat dia, kalau Prabowo tetap memaksakan diri maju, maka mau tidak mau harus berusaha lebih keras lagi, serta merubah stategi yang ada.

"Karena pemilih pasti (awal) Prabowo sudah terukur sebelumnya, angkanya segitu-gitu daja. Belum lagi digerus kelompok Islam yang kecewa karena menelantarkan FPI dan sebagainya," ucap Cak Hamid.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya