Berita

Seorang perempuan memegang bendera Palestina/Net

Nusantara

Besok, 10 Ribu Warga NTB Gelar Aksi Bela Palestina Di Kantor Gubernur

KAMIS, 20 MEI 2021 | 13:48 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Aksi bela Palestina mulai digelar oleh masyarakat Indonesia. Di Nusa Tenggara Barat (NTB), sebanyak 10 ribu orang akan berkumpul di Kantor Gubernur NTB dan menyuarakan kecaman atas agresi militer Israel di Jalur Gaza.

Mereka mengatasnamakan diri sebagai “Koalisi Rakyat NTB Bela Palestina” dan beraksi di Kantor Gubernur NTB, gerai KFC, dan MC Donald pada Jumat pagi (21/5).

Panglima Aksi Koalisi Rakyat NTB Bela Palestina, HM Agus Setiawan menjelaskan bahwa aksi akan dimulai pada pukul 08.00 WITA dengan mengambil start di Lapangan Sangkareang Mataram. Selanjutnya massa akan melakukan longmarch menuju Kantor Gubernur NTB, baru kemudian akan menuju ke KFC dan MC Donald


‘’Aksi besok pagi ini kami gelar sebagai wujud solidaritas mendukung Palestina,” ujar Agus Setiawan kepada wartawan, Kamis (20/5).

Pada pagi hari sebelum longmarch, Agus mengatakan bahwa massa akan berkumpul di Masjid Agung Praya terlebih dahulu untuk melaksanakan Shalat Subuh berjamaah.

Nantinya massa juga akan melangsungka shalat gaib bersama untuk para Mujahid yang telah gugur di Palestina.

Setelah itu, baru kemudian massa bergerak menuju titik kumpul utama di Lapangan Sangkareang Mataram.

‘’Alhamdulillah, dari 10 ribu massa yang sudah mengkonfirmasikan diri sampai saat ini untuk ikut bergabung dalam aksi kita besok itu berasal dari 50 Lembaga Ormas, OKP, Ormawa maupun Tuan Guru dan Majelis Ta’lim,’’ tegasnya.

Dia Agus memastikan bahwa aksi besok akan tetap memperhatikan dan mematuhi protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya