Berita

Ilustrasi Test Covid-19/Net

Ekbis

Soal Kasus Antigen Bekas, Plt Dirut KFD Lakukan 4 Langkah Perbaikan

SELASA, 18 MEI 2021 | 02:37 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pergantian seluruh direksi PT Kimia Farma Diagnostika (KFD) akibat kasus penggunaan alat Rapid Test Antigen bekas menjadi bahan evaluasi jajaran manajemen yang baru.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama PT KFD, Agus Chandra mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah perbaikan untuk mengantisipasi kejadian serupa terjadi.

"Saya sebagai Plt Dirut KFD diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan citra KFD dalam memberikan layanan klinik dan laboratorium sesuai dengan SOP PT Kimia Farma Diagnostika,” ungkapnya dalam keterangan tertulis yang dikutip Selasa (18/5).

Lebih lanjut, Agus memaparkan empat langkah konkret yang akan dilakukan PT KFD agar supaya kejadian pengunaan alat Rapid Test Antigen bekas di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara, tidak terjadi lagi.

Pertama, dia memastikan bahwa restrukturisasi organisasi yang dilakukan nanti akan meningkatkan kinerja dan pelayanan PT KFD. Kedua, menguatkan sistem layanan dengan mengedepankan aplikasi digital.

Selanjutya yang ketiga, PT KFD bakal melakukan pengawasan melalji inseksi mendadak kepada pihak ketiga yang menyelenggarakan tes Covid-19 seperti Dinas Kesehatan, aparat Kepolisian, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kelautan dan instansi pemerintahan lainnya.

"Lalu, sistem pemgawasan internal SPI) yang akan digelar ke seluruh Indonesia," tutur Agus.

Untuk langkah perbaikan yang telah dilakukan sejak akhir April 2021, seperti sidak dari instansi lainnya, dipastikan Agus akan terus berjalan hingga ke depan.

Karena, sidak merupakan upaya untuk memastikan praktik klinik dan laboratorium KFD sudah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang sudah ditetapkan, dan tidak melakukan pelanggaran.

Pada Selasa (11/5), PT Kimia Farma Diagnostika menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), dan memutuskan untuk memberhentikan Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostika Adil Fadilah Bulqini dan Direktur KFD I Wayan Budhi Artawan.

Selain memberhentikan Direksi KFD, RUPSLB juga menyepakati untuk mengangkat Agus Chandra sebagai Plt. Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostika dan Abdul Azis sebagai Plt. Direktur.

Adapun keputusan perombakan jajaran direksi PT KFD ini dilakukan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

Populer

Habib Rizieq Dituntut 6 Tahun Penjara, Pengacara: 1000 Persen Yakin Hakim Punya Hati Nurani

Kamis, 03 Juni 2021 | 14:12

Semprot Ferdinand, Andi Sinulingga: Sungguh Biadab Umpamakan Anies-RK Seperti PSK, Kenapa Polisi Diam?

Jumat, 11 Juni 2021 | 22:38

Rakyat Miskin Apes Kena PPN Sembako 12 Persen, Giliran Orang Kaya Malah Dapat PPnBM Mobil 0 Persen

Rabu, 09 Juni 2021 | 18:32

Mahkamah Partai Berkarya Pecat Muchdi Pr Dari Jabatan Ketua Umum

Senin, 07 Juni 2021 | 19:06

Profesor Rochmat Wahab: Kalau Megawati Dianggap Berhasil, Seharusnya Dulu Dia Menang Pilpres

Jumat, 11 Juni 2021 | 07:59

Rizal Ramli: Mas Yasonna Yang Bener Lah, Masak Pasal Penghinaan Presiden Untuk Jaga Peradaban?

Kamis, 10 Juni 2021 | 09:44

KPK Semakin Kuat Usai Pelantikan Pegawai, Ketum LPPI: Terbukti Langsung Tahan Tersangka Anja Runtuwene

Jumat, 04 Juni 2021 | 18:38

UPDATE

Makin Tinggi, Tambahan Positif Covid-19 Hampir Tembus Sepuluh Ribu Dalam Sehari

Minggu, 13 Juni 2021 | 21:47

Natalius Pigai: Yang Nuduh Tito Eksekutor Kriminalisasi HRS Kejam Dan Salah Besar, Saya Saksi Hidupnya

Minggu, 13 Juni 2021 | 21:21

Bersama Rombongan, Gubernur Edy Rahmayadi Silaturahmi Ke Rumah Quran Milik UAS

Minggu, 13 Juni 2021 | 20:57

Pengamat: Kekejaman OPM Bunuh Orang Asli Papua Bukti Mereka Makin Tertekan

Minggu, 13 Juni 2021 | 20:34

Prabowo Belum Goyah Di Puncak Elektabilitas

Minggu, 13 Juni 2021 | 20:11

Dituduh Punya Beking, Firli Bahuri: Sejak Lahir Tidak Ada Orang Di Belakang Saya Selain Kuasa Tuhan

Minggu, 13 Juni 2021 | 19:46

BTN Serahkan CSR Untuk Laboratorium Digital Universitas Negeri Semarang

Minggu, 13 Juni 2021 | 19:33

Soal Panggilan Komnas HAM, Firli Bahuri: Kami Punya Alasan, Kok Disebut Mangkir

Minggu, 13 Juni 2021 | 19:20

Kunjungi Uma Lengge, Sandiaga Optimis Bima Jadi Destinasi Wisata Baru

Minggu, 13 Juni 2021 | 19:18

Prabowo Gabung Jokowi Untuk Mengabdi, Said Didu: BuzzerRp Juga Nyatakan Demikian

Minggu, 13 Juni 2021 | 19:03

Selengkapnya