Berita

Natalius Pigai/Net

Nusantara

Natalius Pigai Minta Jokowi Buka Kran Demokrasi Di Papua

SENIN, 17 MEI 2021 | 11:32 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Aktivis HAM Natalius Pigai meminta Presiden Joko Widodo membuka kran demokrasi dengan berdialog dalam rangka mengatasi persoalan di Papua.

Pernytaan Pigai tersebut sebagai respon atas dugaan aparat keamanan TNI-Polri di Papua menembak mati tiga orang perempuan muda di Papua.

"Kami sebagai pembela kemanusiaan meminta pemerintah harus buka Kran demokrasi di Papua. Presiden Jokowi jangan menutup mata terhadap persoalan kemanusiaan di Papua," kata Pigai dalam keterangan tertulis, Senin (17/5).


Dugaan aparat keamanan menembak tiga orang perempuan, menurut Pigai hal itu menunjukan bahwa militer tidak bisa melindungi rakyat seperti yang didengungkan Menko Polhukam Mahfud MD akhir-akhir ini.

"Militer justru hadir sebagai monster beringas pembawa maut di papua. Ternyata opini dan propaganda media dan intelijen di negara ini bahwa TPN/OPM atau KKB membunuh rakyat papua ternyata propaganda utopis, tipu muslihat pemerintah," sesal Pigai.

Pigai khawatir, jika rakyat Papua terus menjadi korban dampak dari operasi militer, maka TPN/OPM akan bergerak melindungi rakyat Papua.  

"Masa yang akan datang mereka (TPN/OPM) akan semakin kuat melindungi bumi putra dan tanah airnya di Papua," tandas Pigai.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya