Berita

Objek wisata Keoang Mas di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta/Net

Nusantara

Setelah Ancol, TMII Ditutup 2 Hari Akibat Pengunjung Membludak

SABTU, 15 MEI 2021 | 21:53 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pihak manajemen Taman Mini Indonesia Indah (TMII) resmi menutup objek wisata itu selama dua hari setelah membludaknya penunjung pada Sabtu (15/5). Penutupan ini pun sesuai dengan surat edaran Dinas Pariwisata DKI Jakarta yang dikeluarkan sore tadi.

"Iya berdasarkan surat edaran dari Dinas Pariwisata Pemprov DKI Jakarta mulai tanggal 16-17 seluruh tempat wisata tidak terkecuali TMII tutup," kata Direktur Operasional dan Pengembangan TMII, Maulana Cholid di Jakarta.

Ia mengungkapkan, pertimbangan penutupan tempat wisata di DKI Jakarta disebabka antusias masyarakat yang begitu tinggi untuk berkunjung menghabiskan masa libur Idul Fitri 1442 Hijriah.


"Mungkin pertimbangannya karena melihat perkembangan di lapangan jumlah pengunjung yang sedemikian tinggi," ujarnya.

Menurutnya, selama libur lebaran TMII selalu dipadati pengunjung. Jumlah pengunjung tertinggi, lanjut dia, terjadi pada hari ini, Sabtu 15 Mei 2021 hingga membuat pengeola menerapkan buka tutup pintu masuk. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi kerumunan di dalam kawasan TMII.

Sebelumnya, kawasan wisata Ancol juga resmi ditutup usai penumpukan jumlah pengunjung. Langkah penutupan diambil oleh manajemen sekaligus untuk memperketat penegakan protokol kesehatan atau prokes.

Dirut PT Taman Impian Jaya Ancol Teuku Sahir Syahali mengatakan, bahwa pihaknya menutup sementara kawasan rekreasi Ancol setelah melakukan evaluasi, pasca membludaknya pengunjung pada Jumat kemarin (14/5).

Sahir mengatakan, Ancol akan melakukan beberapa penguatan protokol kesehatan saat ditutup di antaranya penyemprotan disinfektan di seluruh area vital rekreasi (pantai, jalan, promenade, toilet, loket gerbang, tenant-tenant restoran dan unit-unit rekreasi di dalamnya seperti Dufan, SeaWorld Ancol, Ocean Dream Samudra, Atlantis Water Adventure, hingga Allianz Ecopark.

Kemudian, penambahan signage dan tali pembatas pelarangan berenang di area pantai. Penambahan tali pembatas untuk social distancing di area promenade.


Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya