Berita

Anggota Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Syahrul Aidi Maazat/Net

Politik

BKSAP DPR Minta Pemerintah Indonesia Garda Terdepan Lawan Arogansi Israel

JUMAT, 14 MEI 2021 | 11:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Serangan Israel terhadap Masjid Al-Aqsa, persisnya di Gerbang Damaskus Kota Tua dan Distrik Sheikh Jarrah, di Yerusalem Timur pada Jumat (7/5), mendapat reaksi keras dari dunia, terutama dari negara-negara Islam.

Anggota Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Syahrul Aidi Maazat mengutuk keras serangan brutal tentara Israel ke Masjid Al-Aqsha pada saat muslim Palestina melaksanakan ibadah Tarawih.

"Bukan saja menginjak kedaulatan Palestina, Israel juga menginjak rasa kemanusiaan umat muslim yang sedang beribadah Ramadhan," tegas Syahrul Aidi, Jumat (14/5).
 

 
Ketua Grup Kerjasama Antar Parlemen (GKSB) Indonesia-Palestina ini juga meminta pemerintah Indonesia bersikap tegas dan jadi negara promotor di dunia internasional untuk mengutuk tindakan Israel.

"Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri jangan membiarkan tindakan brutal ini terus terjadi," cetusnya.

Israel menyerang jamaah yang sedang salat tarawih di Masjid al-Qiblatain di dalam Al-Aqsa dengan granat kejut dan peluru karet. Mereka berusaha membubarkan ibadah khusus di malam Ramadhan tersebut, sementara jamaah terus melakukan tarawih.

Bulan Sabit Merah melansir bahwa terdapat 178 korban serangan tentara Israel di pihak Palestina tersebut.

"Kita minta pemerintah di garda terdepan melawan arogansi Israel" demikian Syahrul Aidi.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya