Berita

Pakar komunikasi politik Emrus Sihombing/Net

Politik

Demi Perlakuan Yang Sama, Pegawai Di Setiap Lembaga Negara Harus ASN

RABU, 12 MEI 2021 | 08:47 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Polemik mengenai alih status pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi aparatur sipil negara (ASN) seharusnya tidak menimbulkan kecemburuan sosial bagi komisi atau lembaga negara yang lain.

Atas alasan itu, pakar komunikasi politik Emrus Sihombing menyarankan agar setiap komisi atau lembaga negara mendapat perlakuan yang sama. Yakni, para pegawai dialihstatuskan menjadi ASN.

“Demi mendapat perlakuan yang sama, menurut hemat saya, setiap komisi sebagai lembaga negara yang ada di negeri ini, tak terkecuali KPK, para pegawai tetap harus berstatus ASN,” tuturnya kepada wartawan, Rabu (12/5).


Menurutnya, jabatan yang tidak mengharuskan berstatus ASN adalah komisioner. Sebab, komisioner merupakan orang yang dipilih dan akan silih berganti jika masa jabatannya usai.

“Hanya jabatan komisionerlah silih bergamti sesuai dengan masa periodenya,” demikian pengajar dari Universitas Pelita Harapan (UPH) itu.

Alih status pegawai KPK menjadi ASN tengah menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Ini lantaran ada 75 pegawai yang tidak memenuhi syarat dalam tes wawasan kebangsaan (TWK).

Beragam spekulasi berkembang sekalipun mereka yang lulus berjumlah 1.274 orang.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

UPDATE

AKBP Didik Konsumsi Serbuk Haram sejak 2019

Kamis, 26 Februari 2026 | 04:10

Anggaran Pendidikan Bisa Dioptimalkan Tanpa Direcoki MBG

Kamis, 26 Februari 2026 | 04:08

THR di Jakarta Harus Cair Paling Lambat Dua Pekan sebelum Lebaran

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:25

Ibnu Muljam, Pembunuh Ali yang Hafal Al-Qur'an

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:11

PDIP Sesalkan MBG Sedot Dana Pendidikan

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:01

Ubunubunomologi

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:34

MBG Sah Pakai Anggaran Pendidikan

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:11

Golkar Dukung Impor 105 Ribu Mobil India Ditunda

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:00

Arief Poyuono: Megawati Dukung Program MBG

Kamis, 26 Februari 2026 | 01:25

Aksi Anarkis Mahasiswa di Polda DIY Ancam Demokrasi

Kamis, 26 Februari 2026 | 01:23

Selengkapnya