Berita

Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat, Andi Arief/Net

Politik

Palestina, Maafkan Indonesia Yang Tidak Bisa Banyak Berbuat

RABU, 12 MEI 2021 | 06:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kekerasan yang dialami warga Palestina atas aksi sewenang-wenang tentara Israel telah membuat geram sejumlah elemen di negeri ini. Beragam kutukan keras bahkan disampaikan oleh beberapa organisasi.

Namun demikian, Presiden Joko Widodo belum juga menyatakan sikapnya atas ketegangan yang terjadi.

Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat, Andi Arief pun meminta maaf kepada warga Palestina yang biasanya mendapat pembelaan dari Indonesia.


“Maafkan Indonesia, tak bisa banyak berbuat untuk Palestina,” tuturnya sesaat lalu, Rabu (12/5).

Permintaan maaf disampaikan Andi Arief lantaran pemerintah sudah  tidak terlalu berperan di dunia internasional. Ini lantaran pemerintah telah kehilangan legitimasi internasional akibat salah jalan politik dalam negeri.

Sebaliknya, kini justru Indonesia yang meminta kepada Palestina untuk memanjatkan doa terbaik jika suatu saat nanti terjadi hal-hal buruk di Indonesia.

“Justru kami mohon doa, jika suatu saat terjadi di negeri ini, bantu kami,” sindirnya.

Penggusuran paksa Israel terhadap sejumlah keluarga Palestina di Sheikh Jarrah, Yerusalem telah memicu ketegangan antar kedua negara.

Insiden tersebut menyusul bentrokan antara warga Palestina dengan aparat keamanan Israel di kompleks Masjid Al Aqsa sejak Jumat (7/5). Akibatnya ratusan warga Palestina terluka.

Hamas kemudian memperingatkan Israel untuk menarik semua pasukannya dari kompleks Masjid Al Aqsa dan Sheikh Jarrah dengan tenggat waktu Senin sore (10/5).

Serangan udara kemudian diluncurkan oleh Hamas, yang dibalas oleh Israel hingga menewaskan banyak warga sipil di Jalur Gaza.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya