Berita

Ketua Fraksi PAN DPR RI, Saleh Partaonan Daulay/Net

Politik

Saleh Daulay Anggap Pro-Kontra Babi Panggang Bukan Salah Jokowi

SENIN, 10 MEI 2021 | 05:13 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Promosi babi panggang bipang ambawang yang kini menuai polemik bukan murni kesalahan Presiden Joko Widodo.

Disampaikan Ketua Fraksi PAN DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, pro dan konrta hingga aksi protes sejumlah pihak atas ajakan membeli bipang di tengah larangan mudik lebaran itu karena ulah anak buah presiden yang tak teliti dalam menyaring pidato presiden Jokowi.

"Saya merasa kesalahannya bukan dari Jokowi, tapi justru kesalahan pada mereka yang panitia pelaksana yang tidak memberikan penjelasan secara utuh terkait dengan produk itu, apalagi sekarang sedang bulan suci ramadan,” ucap Saleh kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (9/5).


"Kan sensitivitas masyarakat juga tinggi terkait itu (babi panggang),” iimbuhnya.

Belajar dari pengalaman, mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini pun menyarankan kepada presiden Jokowi tak sembarangan memberi pernyataan di tengah publik.

"Presiden Jokowi harusnya tidak mudah menyebut nama produk, harus dipastikan secara baik-baik dulu. Biarlah semangatnya yang ditonjolkan cintailah produk dalam negeri,” katanya.

"Presiden itu dianggap orang paling pintar, paling baik. Karena itu, presiden tidak boleh salah bicara, karena sulit untuk melakukan klarifikasi. Ke depan tentu harus benar-benar dan dipastikan bahwa apa yang disampaikan itu tidak menyinggung kelompok masyarakat mana pun,” tutupnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya