Berita

Jenderal Iran, Qasem Soleimani/Net

Dunia

Dengan Bantuan Intelijen Israel, AS Bisa Lacak Ponsel Qasem Soleimani Sebelum Operasi Pembunuhan

MINGGU, 09 MEI 2021 | 09:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Gugurnya jenderal ternama Iran, Qasem Soleimani dalam serangan pesawat tak berawak Amerika Serikat (AS) tahun lalu masih meninggalkan banyak tanda tanya.

Dalam serangan tersebut, AS diyakini tidak bekerja sendiri. Nama Israel pun ikut dibawa-bawa.

Laporan terbaru dari media menyebutkan, Komando Operasi Khusus Gabungan AS yang dikerahkan di Israel bekerja sama dengan dinas intelijen Israel selama operasi rahasia tersebut.


Hal itu diungkap oleh Yahoo! News pada Sabtu (8/5), dengan mengutip 15 pejabat dan mantan pejabat AS, seperti dimuat Sputnik.

Menurut laporan tersebut, intelijen Israel melacak Soleimani dengan ponselnya. Meski sebelumnya dikabarkan Soleimani telah mengganti beberapa ponsel beberapa jam sebelum mendarat di Baghdad.

"Orang Israel, yang memiliki akses ke nomor Soleimani, memberikannya kepada orang Amerika, yang melacak Soleimani dan teleponnya di Baghdad," lapor media tersebut.

Soleimani yang merupakan pemimpin Pasukan Quds dari Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) tewas dalam operasi militer AS pada 3 Januari 2020.

Sejak awal Iran telah meyakini Israel berkontribusi dalam serangan tersebut.

Bulan lalu, Presiden Iran Hassan Rouhani mengklaim serangan tersebut merupakan provokasi Israel kepada pemerintahan mantan Presiden AS Donald Trump.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya