Berita

Rizal Ramli (kanan, Gatot Nurmantyo (kiri) dan LaNyalla Mattalitti (tengah) dalam pertemuan di Sekolah Insan Cendekia Madani, Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (7/5)/Ist

Politik

Pendiri Prima: Gatot Nurmantyo Dan LaNyalla Harus Siap Bergabung Dengan Rizal Ramli

SABTU, 08 MEI 2021 | 12:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pertemuan Serpong berpeluang memperkuat daya dobrak dan daya kritis terhadap pemerintahan. Syaratnya, pertemuan yang bermula dari silaturahmi tersebut harus ditindaklanjuti dengan aksi-aksi nyata.

Demikian disampaikan pendiri Perhimpunan Masyarakat Madani (Prima) Sya'roni H. Amin menanggapi pertemuan dua tokoh oposisi Rizal Ramli dan Gatot Nurmantyo serta Ketua DPD RI LaNyalla Mahmaud Mattalitti, di Sekolah Insan Cendekia Madani, Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (7/5).

Jelas Sya'roni, hal tersebut bisa terjadi jika Gatot Nurmantyo dan LaNyalla siap bergabung dengan Rizal Ramli.


"Dari ketiga tokoh tersebut, hanya Rizal Ramli yang masih konsisten berada di garis perlawanan terhadap pemerintahan," terang dia.

Meurutnya, jika ketiga tokoh bergabung, maka akan tercipta kekuatan tiga serangkai yang cukup kuat.

"Masing-masing tokoh memiliki kekuatan dan jaringan yang akan melahirkan kekuatan oposisi yang kuat," sebut Sya'roni.

Apalagi kekuatan oposisi parlemen makin melemah, maka kehadiran oposisi tiga serangkai tersebut akan disambut limpahan dukungan rakyat.

"Tapi ada syaratnya, Gatot Nurmantyo dan LaNyalla harus konsisten berada di garis oposisi seperti yang sudah dilakukan oleh Rizal Ramli," demikian Sya'roni.

Dua tokoh oposisi Rizal Ramli dan Gatot Nurmantyo serta Ketua DPD LaNyalla Mahmaud Mattalitti menghadiri silaturahmi dan dialog antar tokoh bangsa, di Sekolah Insan Cendekia Madani, Serpong, Jumat (7/5).

Pertemuan itu juga dihadiri beberapa kekuatan oposisi, seperti Adhie M. Massardi, Ahmad Yani, MS. Kaban, Bachtiar Chamsyah, M. Said Didu, Ubedillah Badrun, dan Natalius Pigai.

Pada pertemuan itu, DPD RI didorong bisa mengambil peran sebagai penggugat maupun inisiator agar ambang batas pencalonan presiden atau presidential threeshold sebesar 20 persen dikaji lagi.

Pada kesempatan itu, LaNyalla menyatakan keinginannya untuk menyatukan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, hal itu harus dilakukan untuk mengawal perjalanan bangsa.

"Posisi saya bukan oposisi, tapi saya ingin menyatukan semua elemen masyarakat Indonesia, untuk bersama-sama mengawal perjalanan bangsa ini. Karena tugas DPD RI adalah menyatukan kekuatan semua stakeholder," tegas LaNyalla.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya