Berita

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule/Net

Politik

Iwan Sumule: Negara Yang Dibangun Oligarki Dan KKN Tidak Akan Sejahterakan Rakyat

JUMAT, 07 MEI 2021 | 08:29 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Rakyat Indonesia tidak akan sejahtera jika kelompok oligarki menguasai kepemimpinan di negeri ini. Sebab, kelompok oligarki yang berkuasa tersebut berpotensi besar melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

“Jadi negara yang dibangun oleh oligarki dan KKN tidak akan sejahterakan rakyat,” tegas Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule kepada redaksi, Jumat (7/5).

Iwan Sumule mengurai, dalam kondisi tersebut demokrasi hanya tampil sebatas proses pemilihan. Tapi sesungguhnya yang terjadi adalah demokrasi belantara.


Di mana demokrasi yang seharusnya mempersatukan keragaman yang ada di masyarakat, justru dijadikan dalih untuk memaksa masyarakat yang beragam menjadi seragam.

Contoh nyatanya, sambung Iwan Sumule adalah ketidakadilan dan kesewenang-wenangan pemerintah dalam melakukan pembubaran ormas. Tidak sedikit ormas yang dibubarkan tanpa menjalani persidangan sebagaimana mestinya.

Selain itu, dalam upaya menyeragamkan pendapat acapkali terjadi kekerasan terhadap demonstran, pemenjaraan aktivis, perampasan partai politik, hingga unlawful killing dalam tragedi KM 50.

“Tampak ada demokrasi, tapi sesungguhnya adalah demokrasi belantara. Bukan hukum negara, melainkan hukum rimba. Yang kuat memangsa yang lemah. Tak ada kesetaraan dan keadilan,” tegasnya.

“Bangunlah raga, tanpa menjual jiwa,” tutup Iwan Sumule menyemangati.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya