Berita

Presiden Filipina Rodrigo Duterte/Net

Dunia

Disuntik Vaksin Sinopharm Tanpa Izin, Duterte: Jangan Ikuti Saya, Berbahaya!

KAMIS, 06 MEI 2021 | 15:29 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Filipina Rodrigo Duterte telah meminta Kedutaan Besar China di Manila untuk mengambil kembali 1.000 dosis vaksin Sinopharm yang disumbangkan.

Itu lantaran muncul banyak kritikan setelah Duterte pada Senin (2/5) disuntik dengan vaksin tersebut, meski Sinopharm belum mendapatkan izin dari regulator obat Filipina.

"Ini kesepakatan. Saya mengatakan kepada dutabesar bahwa Sinopharm dikritik karena tidak menjalani pemeriksaan. Saya berkata, Anda tarik saja semua vaksin Sinopharm," ujar Duterte, seperti dikutip Sputnik, Kamis (6/5).

Rodrigo berdalih, ia mendapatkan suntikan Sinopharm di bawah klausul penggunaan belas kasih. Selain itu, ia juga disarankan oleh dokter untuk mendapatkan vaksin.

"Jangan mengikuti jejak saya. Ini berbahaya karena tidak ada studi, mungkin tidak baik untuk tubuh. Biarkan saya menjadi satu-satunya orang yang menerimanya," kata Duterte.

Selain itu, Duterte juga meminta China untuk hanya mengirim vaksin Sinovac, yang telah diberi lampu hijau untuk digunakan di Filipina.

Filipina telah menyetujui beberapa vaksin virus corona, termasuk yang dibuat oleh Pfizer, Johnson & Johnson, AstraZeneca, serta Sputnik V Rusia dan Sinovac China.

Populer

Polemik Jam Buka Toko Kelontong Madura di Bali

Sabtu, 27 April 2024 | 17:17

Kaki Kanan Aktor Senior Dorman Borisman Dikubur di Halaman Rumah

Kamis, 02 Mei 2024 | 13:53

Bey Pastikan Kesiapan Pelaksanaan Haji Jawa Barat

Rabu, 01 Mei 2024 | 08:43

Pj Gubernur Jabar Ingin Persiapan Penyelenggaraan Ibadah Haji Sempurna

Kamis, 02 Mei 2024 | 03:58

Bocah Open BO Jadi Eksperimen

Sabtu, 27 April 2024 | 14:54

Kantongi Sertifikasi NBTC, Poco F6 Segera Diluncurkan

Sabtu, 04 Mei 2024 | 08:24

Pj Gubernur Jabar Minta Pemkab Garut Perbaiki Rumah Rusak Terdampak Gempa

Senin, 29 April 2024 | 01:56

UPDATE

Eko Darmanto Bakal Didakwa Terima Gratifikasi dan TPPU Rp37,7 M

Senin, 06 Mei 2024 | 16:06

Fahri Hamzah: Akademisi Mau Terjun Politik Harus Ganti Baju Dulu

Senin, 06 Mei 2024 | 15:56

Pileg di Intan Jaya Molor Karena Ulah OPM

Senin, 06 Mei 2024 | 15:56

Gaduh Investasi Bodong, Pengamat: Jangan Cuma Nasabah, Bank Juga Perlu Perlindungan

Senin, 06 Mei 2024 | 15:46

Tertinggi dalam Lima Tahun, Ekonomi RI di Kuartal I 2024 Tumbuh 5,11 Persen

Senin, 06 Mei 2024 | 15:46

Parnas Tak Punya Keberanian Usung Kader Internal jadi Cagub/Cawagub Aceh

Senin, 06 Mei 2024 | 15:45

PDIP Buka Pendaftaran Cagub-Cawagub Jakarta 8 Mei 2024

Senin, 06 Mei 2024 | 15:35

Dirut Pertamina: Kita Harus Gerak Bersama

Senin, 06 Mei 2024 | 15:35

Banyak Pelanggan Masih Pakai Ponsel Jadul, Telstra Tunda Penutupan Jaringan 3G di Australia

Senin, 06 Mei 2024 | 15:31

Maju sebagai Cagub Jateng, Sudaryono Dapat Perintah Khusus Prabowo

Senin, 06 Mei 2024 | 15:24

Selengkapnya