Berita

Foto tangkapan layar Joko Widodo dalam video lawas soal pengutan KPK/Rep

Politik

Video Lawas Jokowi Soal KPK Diputar, Benny K. Harman: Semoga Presiden Tetap Kuat Dan Tegar Memberantas Korupsi

KAMIS, 06 MEI 2021 | 11:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Komitmen Presiden Joko Widodo pada pemberanatasan korupsi khususnya pada pengutan Komisi Pembeantasan Korupsi (KPK) kembali diingatkan.

Anggota Komisi III DPR RI Benny Kabur Harman kembali membagikan video lawas Presiden Jokowi yang berkomitmen untuk memperkuat lembaga KPK.

Pada video yang dibagikan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat itu, Jokowi yang mengenakan khas baju kotak-kotak menyatakan, persoalan komitmen untuk penguatan KPK haruslah riil.


"Ini masalah komitmen, kita berkomitmen penguatan KPK harus riil," tegas Jokowi.

"Tambah anggarannya, kalau ekonomi tumbuh di atas 7 persen, bisa 10 kali lipat (tambahan anggaran KPK), kemudian penyidiknya tambah (kalau) kurang 1.000 penyidik, tambah 1.000 penyidik. Memang harus tegas, jangan semua ragu dan basa basi," katanya lagi.

Bagi Benny, video lawas Jokowi tersebut perlu kembali diingatkan kepada masyarakat.

Bukan tanpa alasan, belakangan ini sedang ramai diperdebatkan soal rencana pemecatan beberapa pegawai KPK yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan, sebagai syarat alih status pegawai menjadi ASN sebagaimana diatur UU KPK.

"Kita harus terus-menerus menyebarluaskan video ini agar Presiden Jokowi tetap kuat dan tegar memimpin kita semua rakyat Indonesia dalam ikhtiar memberantas korupsi dengan memperkuat, bukan memperlemah KPK," kata Benny lewat akun Twitter pribadinya, Kamis (6/5).

"Korupsi itu telah bikin rakyat Indonesia miskin dan hidup susah," pungkas legislator asal NTT itu.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

UPDATE

Presiden Prabowo Minta Fokus Pengelolaan SDA untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 28 Januari 2026 | 20:15

BMKG: Cuaca Ekstrem Efek Samping OMC adalah Kekeliruan Sains

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:58

Kasus Penjual Es Gabus di Kemayoran Disorot DPR

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:54

Berikut Tiga Kesimpulan RDPU DPR soal Kasus Hogi Minaya

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:35

Disanksi Disiplin, Serda Heri Minta Maaf dan Peluk Pedagang Es Gabus

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:29

Pemuda dan Aktivis Mahasiswa Ingin Dilibatkan dalam Tim Reformasi Polri

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:20

Raja Juli Pantas Masuk Daftar List Menteri yang Harus Diganti

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:04

Kacamata Kuda Hukum Positif

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:04

Thomas Djiwandono Tegaskan Tidak Ada Cawe-cawe Prabowo

Rabu, 28 Januari 2026 | 18:33

Lomba Menembak TSC Panglima Kopassus Cup 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 28 Januari 2026 | 18:22

Selengkapnya