Berita

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani/Net

Politik

Kangkangi Gerindra Dan Golkar, Demokrat: Hasil Naik Kelas Usai Diterpa Prahara Moeldoko

KAMIS, 06 MEI 2021 | 09:02 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat menyambut baik hasil survei Lembaga Pendidikan, Penelitian, Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) terkait preferensi politik 2024 bahwa Partai Demokrat mengalami kenaikan elektabilitas yang signifikan.

Demokrat melejit di posisi kedua atau tepat dibelakang PDI Perjuangan dan berhasil mengangkangi Partai Gerindra dan Golkar merupakan capaian yang baik.

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani mengatakan bahwa kenaikan elektabilitas ini merupakan hasil dari ujian kenaikan kelas Partai Demokrat yang diterpa prahara pada medio Januari sampai awal April lalu.


Menurutnya, Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK PD) yang dipimpin Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko beberapa bulan terakhir bisa diatasi oleh Partai Demokrat secara cemerlang dengan hasil yang gemilang.

Hal itu sejalan dengan hasil survei LP3ES tentang isu sosial politik yang menguasai pemberitaan dan paling menarik perhatian publik dalam 3 bulan terakhir (Februari-April) adalah konflik Partai Demokrat sebesar 26,7 persen melampaui isu vaksinasi dan penanganan Covid-19 yang hanya sebesar 7,6 persen.

"Keberhasilan Partai Demokrat melewati terpaan badai ini menunjukkan kualitas kepemimpinan Mas Ketum AHY sebagai nakhoda yang handal," kata dia kepada wartawan, Kamis (6/5).

Sekurang-kurangnya ada empat hal yang menjadi kunci sukses yang menunjukkan bobot kepemimpinan Ketum AHY. Pertama adalah kecepatan dalam merespon persoalan dan mengambil keputusan. Kedua, ketepatan menerapkan strategi dengan mengajak publik dan kelompok strategis (civil society), termasuk media massa untuk melakukan kontrol demokrasi atas kekuasaan.

Ketiga, keberanian, dimana yang dihadapi adalah KSP Moeldoko purnawirawan Jenderal yang berada di lingkaran kekuasaan. Sementara yang terakhir adalah kemampuan Ketum AHY dalam membangun dan menjaga soliditas kader.

"Ini menjadi capaian dan modal penting bagi Partai Demokrat untuk semakin optimis menatap dan menuju 2024," tuturnya.

"Bang Andi Arief selaku Kepala Bappilu DPP Partai Demokrat berpesan kepada kader Partai Demokrat agar tidak terlena dan mengajak seluruh kader untuk bekerja keras, dan terus menjaga kekompakan dan soliditas. Mudah-mudahan Partai Demokrat bisa menerobos 2 besar atau minimal 3 besar," demikian Kamhar Lakumani.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya