Berita

Baban dan ayahnya yang duet jadi Imam dan Bilal Salat Taraweh/RMOL

Publika

Dari Tenda Mesjid At Tabayyun: Kisah Anak-Bapak Jadi Imam Dan Bilal Salat Taraweh

KAMIS, 06 MEI 2021 | 04:32 WIB | OLEH: ILHAM BINTANG

BULAN Suci Ramadhan  1442 H tinggal menghitung hari, segera berlalu. Tapi ada yang akan tinggal jadi kenangan yang mengesankan bagi jamaah Tenda Mesjid At Tabayyun di Taman Villa Meruya, Jakarta Barat.

Yaitu: anak-bapak yang jadi Imam dan "Bilal" Salat Taraweh. Duet itu : Sanwani Soehaly,SS, Sang ayah dan anaknya M Raffa Nur Sya' bani (10 tahun).

Selama Ramadhan, sudah empat kali Salat Taraweh dan Witir di Tenda At Tabayyun dipimpin Duet ini. Kolaborasi Imam dan Bilal sangat kompak.


Di sela Salat Taraweh dan Witir, suara Raffa akan mengalun merdu, mengawali dengan bacaan Qur'an sesuai tajiwidnya. Duet anak bapak ini sungguh memukau. Akan dikenang lama oleh warga Muslim di TVM.

Tampil perdana


Sesungguhnya, barulah di Tenda At Tabayyun, Raffa berani mentas pertama kali. Namun, sejak penampilan perdana itu, Raffa langsung merebut perhatian jamaah Salat Taraweh.

"Lantunan suaranya bikin gemes. Bikin kita terkenang-kenang dan merindukannya," komentar Wiwien Soendari, Kepala Humas Panitia Pembangunan Mesjid At Tabayyun.

Keluarga Sanwani tinggal di daerah Kebon Jeruk, tepatnya di jalan Padang Sukabumi Selatan. Jaraknya beberapa kilometer dari Tenda At Tabayyun. Keduanya mencapai lokasi dengan berboncengan sepeda motor.

Raffa anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Sanwani SS dan Nurlailah, S. Pd. Ia lahir di Jakarta, 21 Juli 2010. Kakaknya bernama Shafa Keila Wardhani dan adiknya, Saheel Dhiya Kasyafani.

Raffa tumbuh di lingkungan keluarga Islami. Raffa mulai mempelajari khazanah keilmuan Islam seperti nahwu, shorof yang merupakan dasar tata bahasa Arab, serta mengaji Al Qur'an dan Hadits dari ayahnya yang bertugas sebagai Penghulu di KUA Kecamatan Kembangan Jakarta Barat.

Terlilit Ari-ari

"Proses kelahiran Baban (panggilan akrab Raffa) sangat sulit sekali," kenang Sanwani, Rabu (5/5) malam setelah memimpin Taraweh. Sebab, Baban terlilit ari-ari dan plasentaprevia saat persalinan. Seperti memberi tanda tentang keistimewaan Raffa kelak.

Ada cerita juga menarik saat Raffa masih dalam kandungan. Ayahnya  bermimpi bertemu sosok seperti Sunan Kalijaga, salah satu waliyullah tanah Jawa.

Dalam mimpi itu Sunan Kalijaga mengatakan "anak ini akan lahir berkelamin laki-laki dan akan futuh dalam ilmu agama. Jadi harus dibina secara baik oleh kedua orang tuanya," cerita ayah Raffa.

Keistimewaan  Raffa mulai nampak pada usia satu tahun.

Ia sangat menyenangi pelajaran Nahwu dengan mulai membaca nadzhom Imrithi mengikuti murid-murid ayahnya yang sedang menghapal.

Seiring dengan pertumbuhannya, Raffa bersekolah di SD Al Falah Pagi, sebuah institusi pendidikan Islami yang masih mempertahankan konsep klasik pembelajaran Nahwu, Shorof, dan Hadits, serta Hifzul Qur'an.

Suara Raffa yang khas mendayu-dayu membaca lafadz Bilal pada Salat Tarawih dan Witir memberikan semangat tersendiri bagi jamaah terutama ibu-ibu. Mereka juga  gemas pada bangun tubuh Raffa yang gempal. Serupa bapaknya yang juga gempal, membuat anak bapak ini seperti pinang dibelah dua.

Sang ayah, Sanwani Soehaly, SS  kelahiran Jakarta April 1978. Dia menyelesaikan pendidikan S1 UIN Jakarta Fakultas Adab Jurusan Bahasa dan Sastra Arab pada Tahun 2003.

ASN Kemenag Penghulu KUA Kembangan Jakarta Barat itu sebelumnya pernah bekerja di bagian dokumentasi di rumah produksi Bintang Group. Setelah sekian lama bekerja ia mengundurkan diri untuk berkonsentrasi menyelesaikan studinya.

Setelah lulus Sanwani kembali ke almamaternya di Bintang Group. Tetapi tidak lagi sebagai karyawan, melainkan sebagai pengisi kegiatan Musalah At Tabayyun di Aula Kantor Bintang Group sampai sekarang.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya