Berita

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti melakukan suntik Vaksin Nusantara, di Gedung Cellcure Centre, RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta pada 5 Mei 2021/Ist

Politik

Terima Vaksin Nusantara, Ketua DPD: Hasil Karya Anak Bangsa Harus Didukung Penuh

RABU, 05 MEI 2021 | 13:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mendukung vaksin Nusantara yang diinisiasi oleh mantan Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto. Dia berharap vaksin ini bisa membantu pemerintah dalam memutus penyebaran pandemi Covid-19.

Sebagai bentuk nyata dukungan, LaNyalla melakukan suntik Vaksin Nusantara, di Gedung Cellcure Centre, RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (5/5).

"Hasil karya anak bangsa harus didukung secara penuh. Kita apresiasi sekali upaya produksi Vaksin Nusantara ini sebagai langkah dalam ikut serta mengatasi pandemi agar segera berakhir," jelasnya.


Senator asal Jawa Timur itu berharap masyarakat turut mendorong agar vaksin Nusantara mendunia.

"Selain saya, ada beberapa anggota DPD, anggota DPR dan banyak elemen masyarakat lainnya juga divaksin Nusantara. Harapannya semua masyarakat mendukung sehingga nanti vaksin ini ikut serta membantu menyelamatkan nyawa manusia yang terkena Covid-19," lanjutnya.

Turut divaksin bersama Ketua DPD RI antara lain Sylviana Murni (anggota DPD RI dari Jakarta) dan Jon Erizal (anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PAN). Penyuntikan dilakukan langsung oleh Terawan Agus Putranto yang merupakan pelopor Vaksin Nusantara.

Diketahui proses pertama tahapan vaksinasi dengan vaksin Nusantara yaitu pengambilan sampel darah. Setelah sel dendritik dalam darah diolah selama tujuh hari, barulah disuntikkan ke dalam tubuh.

Vaksin Nusantara dikerjakan bersama tim peneliti di laboratorium RSUP Kariadi Semarang dan Universitas Diponegoro (Undip) serta Aivita Biomedical Corporation dari Amerika Serikat.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya