Berita

CEO BioNTech, Ugur Sahin/Net

Dunia

Bos BioNTech: Herd Immunity Global Bakal Tercapai Pertengahan 2022

RABU, 05 MEI 2021 | 10:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dunia baru bisa mencapai herd immunity atau kekebalan kawanan terhadap Covid-19 pada pertengahan 2022. Lantaran perkembangan vaksinasi di setiap negara di dunia berbeda-beda.

Begitu prediksi dari CEO perusahaan bioteknologi Jerman BioNTech, Ugur Sahin saat berbicara di The Wall Street Journal's CEO Council Summit pada Selasa (4/5).

Dikutip dari The Wall Street Journal, gangguan pasokan vaksin yang dialami banyak negara dapat memperlambat program vaksinasi massal dan prospek target kekebalan kawanan.


Tsunami Covid-19 yang terjadi di India juga menjadi hambatan tersendiri, terlebih jika tidak ada upaya lebih keras yang dilakukan.

"Kita perlu memastikan tingkat vaksinasi yang sangat tinggi di seluruh dunia. Kalau tidak, tidak akan ada yang aman," kata Sahin.

Sahin juga memperkirakan, wilayah dengan populasi kepadatan tinggi seperti India akan mencapai tingkat vaksinasi dan kekebalan kawanan yang tinggi pada pertengahan 2022.

Menurutnya, program vaksinasi massal dapat dikebut dengan meningkatkan kapasitas dan menambah lokasi manufaktur vaksin Covid-19.

Sementara itu, kepala ahli medis BioNTech, Özlem Türeci, mengklaim bahwa mencampur dan mencocokkan vaksin dari berbagai produsen dapat berkontribusi pada perolehan kekebalan kolektif yang lebih cepat di seluruh dunia.

Praktik itu telah diuji oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), yang sejauh ini memungkinkan kombinasi Pfizer-BioNTech dan Moderna dalam "situasi luar biasa".

BioNTech, yang bekerja sama dengan Pfizer, sendiri telah berjanji untuk memperluas aliansi manufakturnya dengan lebih dari 30 perusahaan guna memproduksi lebih banyak vaksin.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya