Berita

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Jasra Putra/Net

Nusantara

Diingatkan KPAI, Anak-anak Bisa Jadi Korban Ketika Masyarakat Nekat Mudik

SELASA, 04 MEI 2021 | 11:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Harus diakui, kebijakan larangan mudik yang berlaku mulai 6-17 Mei 2021, tidak bisa sepenuhnya mengurungkan niat sebagian masyarakat untuk bertemu sanak keluarga di kampung halaman.

Tak heran, dengan mengikuti persyaratan yang ada, banyak masyarakat yang berangkat lebih awal sebelum masuk masa larangan mudik.

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Jasra Putra mengatakan, kebijakan larangan mudik tahun ini bertujuan untuk menyelamatkan semua masyarakat Indonesia.


Namun, tetap saja ada masyarakat yang nekat melanggara aturan larangan mudik. Hal ini justru bisa membawa anak-anak dalam situasi tidak nyaman.

"Mengingatkan kemungkinan pelanggaran yang dapat menempatkan anak-anak dalam situasi tidak nyaman, karena perjalanan panjang," kata Jasra kepada Kantor Berita Politik RMOL di Jakarta, Selasa (4/5).

Jasra juga khawatir akan banyak pemudik yang merencanakan perjalanan. Apalagi kebijakan transportasi seperti kereta yang menjadi favorit transportasi murah bisa membatasi perjalanannya.

Karena itu para pemudik menggunakan alternatif transportasi, salah satunya motor.

"Bila di sana ada bayi dan anak anak, perlu menjadi perhatian khusus. Agar niat memberikan tempat, jangan sampai berdampak psikologis dan fisik pada bayi dan anak anak," tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya