Berita

Welfare Hospital di India terbakar pada Sabtu 1 Mei 2021/Net

Dunia

Rumah Sakit Covid-19 Di Gujarat India Terbakar, 18 Pasien Virus Corona Tewas

SABTU, 01 MEI 2021 | 09:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kebakaran besar melanda sebuah rumah sakit di Bharuch Gujarat, India, Sabtu (1/5) waktu setempat. Sebanyak 18 pasien Covid-19 dinyatakan tewas dan 50 lainnya dievakuasi dalam kondisi yang serius.

Peristiwa  yang terjadi pada dini hari waktu setempat menambah catatan suram dari buruknya kondisi kesehatan di negara itu. Pemandangan yang menyayat hati terlihat di beberapa bagian, Nampak sisa-sisa tubuh beberapa pasien yang hangus di atas tandu dan tempat tidur.

Welfare Hospital yang berlantai empat, mendadak riuh oleh jeritan petugas rumah sakit dan erangan pasien, disusul dengan api yang berkobar dari bangsal Covid-19 pada pukul 1 dini hari.


Welfare Hospital aalah rumah sakit rujukan untuk pasien Covid-19, yang terletak di jalan raya Bharuch-Jambusar, sekitar 190 km dari ibu kota negara bagian Ahmedabad.

Petugas kebakaran dengan dibantu oleh masyarakat sekitar berupaya menyelamatkan pasien yang terjebak di antara lautan api,  dengan tidak lagi mengindahkan apakah mereka akan tertular.

Api berhasil dipadamkan dalam satu jam. Lima puluh pasien lainnya diselamatkan, dipindahkan ke rumah sakit terdekat.

Sesuai informasi pada pukul 6.30 pagi, jumlah korban tewas dalam tragedi itu mencapai 18 orang," kata Inspektur Polisi Bharuch Rajendrasinh Chudasama mengatakan bahwa informasi yang diterima pagi tadi adalah korban tewas seanyak 18 orang. 12 di antaranya  meninggal di lokasi, di bangsal Covid-19, sementara enam lainnya belum diketahui apakah meninggal karena kebakaran atau sesaat sebelum peristiwa kebakaran, atau saat sedang dipindahkan.
 
Pada 23 April, kebakaran juga terjadi di unit perawatan intensif yang menewaskan 13 pasien Covid-19 di daerah Virar di pinggiran Mumbai.

Terbakarnya rumah sakit yang menangani Covid-19, di tengah lonjakan kasus yang luar biasa dengan kurangnya pasokan medis dan tenaga kesehatan, semakin menambah kelam harapan negara itu untuk bisa keluar dari krisis.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Yang Rada Gila

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:23

KPK Wanti-wanti Bantuan Korban Gempa NTT Jangan Dikorupsi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:17

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.090 Triliun di Triwulan II 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:10

Putin dan Prabowo Bakal Gelar Pertemuan di Vladivostok Awal September

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:09

Pembukaan Rapat Paripurna Diawali Ucapan Duka Cita untuk Korban Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:06

Menanti Nasib Investasi INA-SRF Usai Menang Gugatan Lawan Kimia Farma

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:02

Penangguhan Penahanan Asrul Azis Taba Ditolak

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:56

BPK Dorong Tata Kelola Kementerian Hukum Naik Kelas

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:46

Kelahiran Anak Gajah Sumatera di Padang Sugihan Jadi Kado Istimewa HUT RI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:40

Pelemahan Rupiah Bisa Tekan Subsidi hingga Inflasi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:34

Selengkapnya