Berita

Logo Partai Keadilan Sejahtera (PKS)/Net

Politik

Gencar Safari Politik, Pengamat: PKS Lagi Pemanasan Untuk Pemilu 2024

JUMAT, 30 APRIL 2021 | 23:34 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pengurus Pusat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam beberapa pekan terakhir gencar melakukan safari politik ke sejumlah partai politik (parpol) di Tanah Air.

Dalam safari politiknya, PKS membawa sejumlah isu. Mulai dari menentang terorisme hingga rencana pembentukan poros Islam, untuk menyongsong Pemilu 2024 nanti.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin membaca, orientasi politik DPP PKS yang gencar silaturahim politik ke sejumlah partai sebagai pemanasan untuk menghadapi kontestasi Pemilu 2024 mendatang.


"PKS pemanasan saja. Pemanasan untuk siap-siap di 2024," ujar Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu di Jakarta, Jumat (30/4).

Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini menilai bahwa PKS tidak hanya sekedar berencana untuk membangun kekuatan dengan partai-partai politik berbasis Islam semata.

Namun menurutnya, PKS juga berkeinginan membangun kekuatan dengan partai-partai selain partai Islam.

"PKS ingin berkawan dengan semua partai. Bukan hanya dengan partai Islam. Tapi juga dengan partai-partai nasionalis," sambung Ujang Komarudin.

Dalam beberapa kesempatan, DPP PKS nampak gencar melakukan kunjungan silaturahim ke sejumlah DPP parpol. Di antaranya yang dikunjungi PKS yaitu PPP, Partai Demokrat, PDI Perjuangan, PKB hingga Partai Golkar.

Teranyar, partai yang dipimpin Ahmad Saikhu itu bertandang ke kantor DPP Partai Nasdem pada Jumat hari ini (30/4).

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya