Berita

Wakil Ketua DPR RI Aziz Syamsuddin/Net

Hukum

Tokoh Tionghoa Minta KPK Segera Perjelas Status Aziz Syamsuddin

JUMAT, 30 APRIL 2021 | 14:26 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Aktivis Tionghoa Lieus Sungkharisma meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera memperjelas status Wakil Ketua DPR RI Aziz Syamsuddin dalam kasus dugaan pemerasan dan suap Walikota Tanjungbalai yang melibatkan oknum penyidik KPK.

Adapun dalam perkara ini, AKP Stapanus Robin penyidik KPK yang terlibat dan Walikota Tanjungbalai H.M Syahrial telah ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan status Aziz Syamsuddin belum jelas meski ia sudah dikenakan larangan bepergian keluar negeri.

“Demi kepastian hukum, KPK harus segera menetapkan status Aziz Syamsuddin. Jangan lama-lama, nanti masuk angin," kata Lieus yang juga Koordinator Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak) ini dalam keterangan yang diterima redaksi Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (30/4).


Menurut Lieus, dengan jelasnya status Aziz Syamsuddin menghindari rasa kekhawatiran publik terhadap penanganan kasus yang tidak tuntas. Pasalnya, kasus tersebut menyangkut petinggi partai dan wakil ketua DPR yang rawan dipolitisir hingga substansi tindak pidana korupsinya menguap.

“Kita ingin KPK tetap konsisten dan kuat sebagai lembaga pemberantasan korupsi meskipun UU yang menjadi payung hukumnya pelan-pelan coba diperlemah,” imbuh Lieus mengingatkan.  

Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri menyampaikan pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait dalam hal ini Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM untuk mencekal Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin berpergian ke luar negeri.

"Untuk kepentingan tersebut KPK diberikan kewenang untuk melakukan cekal. Semua KPK lakukan untuk kepentingan memudahkan penegakan hukum," kata Firli kepada redaksi Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (30/4).

Sebelumnya, penyidik KPK juga sudah melakukan penggeledahan ruang kerja Azis di DPR dan rumahnya untuk mencari barang bukti yang dibutuhkan.

Adapun Aziz Syamsuddin namanya santer disebut sebagai broker kasus dugaan suap Rp 1,5 miliar Wali Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara M.Syahrial yang melibatkan oknum penyidik KPK AKP Stapanus Robin.




Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Fuad Bawazier: Kekayaan Alam Indonesia Dikuasai Segelintir Orang

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:19

Nanik Deyang Langsung Ditelepon DPR Usai Didemo Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:08

Eks Dirjen Kuathan Emosional Bela Leonardi: Ini Perjuangan Negara

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:53

Koperasi Karyawan Forwarder, Bukan Alat Konflik tapi Jembatan Keseimbangan

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:37

Mahasiswa Bubarkan Diri Usai Bertemu Dasco Cs

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:27

Fuad Bawazier Curiga Ada Penghambat di Lingkaran Istana

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:19

IDEacraft Sulap Produk Dekorasi Rumah Menjadi Peluang Usaha Berkat Pemberdayaan BRI

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:04

DPR Langsung Telepon Bahlil Menjawab Keresahan Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:35

Jalani Tes Kesehatan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Selangkah Lagi ke Meja Hijau

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:33

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukti Jokowi Sakti Mandraguna

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:22

Selengkapnya