Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

NATO Mulai Tarik 9.600 Pasukannya Dari Afghanistan

JUMAT, 30 APRIL 2021 | 08:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) telah memulai proses penarikan pasukannya dari Afghanistan.

Proses penarikan pasukan dilakukan setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyerukan untuk mengakhiri perang terpanjang di Afghanistan.

Bulan ini, NATO memutuskan untuk menarik pasukannya yang berjumlah 9.600 orang di Afghanistan.


"Sekutu NATO memutuskan pada pertengahan April untuk memulai penarikan pasukan Misi Dukungan Tegas pada 1 Mei dan penarikan ini telah dimulai," ujar seorang pejabat NATO kepada AFP pada Kamis (29/4).

Pejabat itu mengatakan, keselamatan pasukan NATO akan menjadi prioritas utama pada setiap langkah yang diambil.

"Setiap serangan Taliban selama penarikan akan ditanggapi dengan tanggapan yang kuat. Kami berencana penarikan kami selesai dalam beberapa bulan," tambahnya.

Biden sendiri mengumumkan akan menarik pasukan AS dari Afghanistan paling lambat pada 11 September, peringatan 20 tahun serangan 9/11 yang memicu keterlibatan militer AS di Afghanistan.

AS mengatakan pihaknya untuk sementara mengerahkan pasukan tambahan untuk melindungi pasukan internasional saat mereka mundur dan telah memperpanjang keberadaan kapal induk di wilayah tersebut untuk mendukung penarikan tersebut.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya