Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Pengamat: Jokowi Seperti Tidak Mau Dengarkan Rakyat Yang Ingin Reshuffle Besar-besaran

JUMAT, 30 APRIL 2021 | 07:28 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Publik seperti tertipu dengan sikap Presiden Joko Widodo yang hanya melakukan pelantikan menteri untuk pos yang berubah nama. Padahal publik berharap reshuffle besar dilakukan presiden.

Desakan agar sejumlah menteri dicopot dari jabatannya pun sempat ramai diperbincangkan karena wacana perombakan yang masif dibicarakan.

"Tapi faktanya cuma pelantikan, tapi dibikin heboh seperti reshuffle. Publik ketipu," ujar pengamat politik Muslim Arbi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (30/4).


Padahal, kata Muslim, banyak pihak yang menginginkan Nadiem dicopot, termasuk dari organisasi Islam seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

"Banyak yang desak agar Nadiem diganti, tapi tetap dipertahankan. NU dan Muhammadiyah usulkan agar Mendikbud diganti, apalagi Dirjennya terbitkan kamus yang tonjolkan tokoh-tokoh PKI. Tapi (Nadiem) tetap dipertahankan," kata Muslim.

Sehingga, kata Muslim, Jokowi lagi-lagi dianggap tidak mau mendengar suara rakyatnya yang menginginkan reshuffle besaran dan bukan sekadar pelantikan. Padahal, masih banyak menteri yang juga harus diganti.

"Soal ini Jokowi dianggap tidak mau dengar suara rakyat. Banyak kinerja menteri yang nggak jelas. Dan sejumlah kalangan minta Jokowi ganti menteri-menteri yang direkomendasikan itu,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya