Berita

Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya/RMOLPapua

Sepak Bola

Persipura Tak Dapat Izin Gunakan Stadion Mandala, Begini Penjelasan KONI Papua

KAMIS, 29 APRIL 2021 | 11:47 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tak turunnya izin terhadap Persipura Jayapura untuk menggunakan Stadion Mandala memicu polemik.

Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya, akhirnya menjelaskan kenapa klub kebanggaan warga Papua itu tak diizinkan untuk menggunakan Stadion Mandala saat melakoni laga di AFC Cup.

“Alasan kenapa KONI Papua tidak mengizinkan klub Persipura untuk menggunakan lapangan Mandala karena saat ini kondisi lapangan sedang dirawat," kata Kenius Kogoya saat ditemui Kantor Berita RMOLPapua di ruang kerjanya, Rabu (28/4).


"Terutama rumputnya dipersiapkan untuk event nasional di tanah Papua yaitu persiapan pertandingan cabang olahraga sepak bola PON XX nantinya, juga digunakan atlet-atlet untuk latihan dalam persiapan menuju PON XX Papua di bulan Pktober 2021 mendatang,” tambahnya.

Lanjut Kenius, mengingat PON XX adalah agenda nasional, sebagai tuan rumah tentu ingin memberikan yang terbaik kepada semua kontingen yang akan datang ke tanah Papua. Dengan kondisi keterbatasan fasilitas yang ada, maka sudah seharusnya dijaga dengan baik.

“PON XX adalah agenda nasional maka kita tidak mau malu dalam hal persiapan sebagai tuan rumah, tentunya kami berusaha memberikan yang terbaik,“ jelasnya.

Di sisi lain, Persipura akan melakoni kompetisi AFC Cup 2021. KONI Papua pun telah disurati oleh manajemen Persipura terkait penggunaan Stadion Mandala.

“KONI belum diberitahu soal jadwal pertandingan kompetisi AFC Cup itu sendiri, sehingga kita sebagai tuan rumah PON XX akan sangat terganggu dengan jadwal pertandingan-pertandingan yang akan digelar di ajang AFC Cup,” lanjutnya.

Sehingga KONI Papua pun sulit menyetujui Stadion Mandala digunakan oleh Persipura dalam kompetisi AFC Cup.

“Lapangan Mandala adalah fasilitas yang saat ini dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Papua yang dikelola oleh KONI Provinsi Papua, bukan sebagai homebase Persipura. Itu yang harus dipahami oleh seluruh Persipura Mania,” tegasnya.

Kenius pun membantah bahwa pihak KONI tidak mendukung upaya Persipura meraih prestasi. Tapi, ketika ada jadwal yang berbenturan, maka harus memilih alternatif lain.

"Tidak dengan cara-cara yang dilakukan oleh Sekretaris Persipura Mania. Surat balasan KONI tidak mesti dipublish di media sosial, karena ini organisasi harus mempunya etika, memberikan respon yang baik," paparnya.

“Bukan kita tidak suka dengan Persipura, itu keliru. Karena Persipura sudah jadi kebanggaan orang Papua bukan milik kota Jayapura saja, tetapi milik orang Papua,“ imbuh Kenius.

Kenius menilai, sebenarnya jika disampaikan secara terbuka terkait jadwal pertandingan AFC Cup, masih bisa diatur kembali.

"Karena kami menganggap masih kurang jelas, sehingga kami membalasnya seperti itu (tak memberi izin)," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya