Berita

Vaksin Covid-19/Net

Dunia

Krisis Covid-19 India, Covax Kelabakan Cari Pengganti Pasokan Vaksin

SELASA, 27 APRIL 2021 | 09:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Krisis Covid-19 di India memiliki dampak yang besar bagi penanganan virus corona di dunia, khususnya lewat program Covax.

Covax merupakan mekanisme yang dijalankan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), aliansi vaksin Gavi, dan Koalisi unutk Inovasi dan Kesiapsiagaan Epidemi CEPI). Tujuannya untuk memberikan akses yang adil terhadap vaksin Covid-19, dengan fokus untuk 92 negara miskin dunia.

Sebelum mengalami tsunami Covid-19, India mengekspor puluhan juta vaksin AstraZeneca yang dibuat di dalam negeri oleh Serum Institute melalui Covax.


Namun begitu kasus mulai melonjak, India membekukan ekspor, termasuk ke Covax, demi memprioritaskan dalam negeri.

Hal itu membuat  Covax kekurangan 90 juta dosis vaksin yang dimaksudkan untuk dikirim ke 60 negara pada Maret dan April.

"Itu belum tersedia karena krisis di India. Sekarang mereka digunakan di dalam negeri," kata ketua Gavi Seth Berkley, seperti dikutip Channel News Asia, Selasa (27/4).

Berkley mengatakan, saat inni Covax sedang mencari opsi lain sambil menunggu pasokan dilanjutkan.

Covax juga mengimbau negara-negara yang memiliki stok vaksin berlebih dapat berbagi.

Menurut Berkley, sejauh ini Prancis, Selandia Baru, dan Spanyol telah berjanji untuk membagikan sebagian dari vaksin yang mereka miliki.

Hingga saat ini, sekitar 40,8 juta dosis vaksin Covid-19 telah didistribusikan ke 118 negara dan wilayah melalui Covax.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya