Berita

Kantor MI5/Net

Dunia

Terjun Ke Medsos, Badan Intelijen Inggris MI5 Rekrut Mata-mata Remaja

SENIN, 26 APRIL 2021 | 09:29 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Badan intelijen dalam negeri Inggris, MI5, dilaporkan kerap merekrut siswa-siswa sekolah dan mereka yang baru lulus untuk membantu melakukan aksi anti-terorisme dan anti-spionase.

MI5 terkenal sering memantau kelompok-kelompok politik dan protes hingga agen intelijen asing yang ada di Inggris.

Dikutip dari Sputnik pada Senin (26/4), MI5 menggunakan mata-mata remaja untuk menganalisis bahasa, di mana saat ini badan itu juga tengah aktif menjalankan misi di media sosial, khususnya Instagram.


Lewat situsnya, MI5 menawarkan magang di bidang rekayasa perangkat lunak dan pekerjaan untuk "Analis Bahasa Inggris".

Pekerjaa itu untuk mendengarkan percakapan telepon yang disadap dan memilih informasi penting.

"Kami menyadari bahwa universitas bukan untuk semua orang. Kami membutuhkan orang-orang yang baru lulus sekolah, bersemangat untuk memulai, dan ingin melakukan sesuatu yang menarik dan mengasyikkan," ujar badan intelijen itu.

"Langsung dari sekolah, Anda dapat membantu menjaga keamanan negara dalam peran yang tiada duanya," tambahnya.

Para pemagang akan mempelajari beberapa keterampilan luar biasa, dari membuat aplikasi baru untuk melacak tersangka teror, hingga mengembangkan cara inovatif untuk menghentikan spionase di jalurnya.

Sebuah sekolah menengah di Enfield, London utara bahkan memiliki kelas pelatihan analis bahasa untuk membantu siswanya agar dapat direkrut MI5.

Agen mata-mata Inggris secara tradisional merekrut dari kalangan mahasiswa universitas yang cerdas, termasuk yang terkenal, Cambridge Five yang direkrut di universitas top pada tahun 1930-an, yang semuanya menjadi agen ganda untuk Uni Soviet.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya