Berita

Pasien Covid-19 di India/Net

Dunia

Prihatin, Jerman Kirim Bantuan Oksigen Untuk India Yang Diterjang Tsunami Covid-19

SENIN, 26 APRIL 2021 | 08:33 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Banyak negara yang menyatakan keprihatinannya atas krisis Covid-19 yang dialami oleh India saat ini. Beberapa di antaranya bahkan berupaya memberikan bantuan.

Seperti Jerman yang akan mengirimkan bantuan medis dan oksigen ke India dalam beberapa hari mendatang.

Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas pada Senin (26/4) mengatakan pihaknya akan melakukan yang terbaik untuk membantu India dalam mengatasi keadaan darurat.
 

 
"Gelombang kedua saat ini sedang menggulung India dengan kekuatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Memang benar bahwa kami bertindak cepat untuk menghentikan masuknya mutasi baru di Jerman," kata Maas, seperti dikutip Reuters.

Seorang jurubicara kementerian pertahanan Jerman mengatakan kementerian luar negeri telah meminta militer untuk menyediakan fasilitas produksi oksigen serta dukungan untuk mengangkut barang darurat dan bantuan lainnya ke India.

Kanselir Jerman Angela Merkel pada Minggu (25/4) telah menyatakan rasa simpatinya atas "penderitaan yang mengerikan" yang dibawa oleh pandemi ke India.

"Jerman berdiri dalam solidaritas dengan India dan sedang mempersiapkan misi dukungan," kata Merkel.

Selain Jerman, beberapa pihak juga telah menyatakan komitmen untuk mengirim bantuan, seperti Komisi Eropa, Inggris, dan Amerika Serikat.

Untuk menghentikan penyebaran Covid-19 dari India, Jerman juga telah mengklasifikasikan negara tersebut ke dalam daftar insiden virus corona paling tinggi dan varian viruss corona.

Dengan begitu, mulai 26 April, warga Jerman yang tiba dari India hanya akan diizinkan masuk jika sudah ada hasil tes negatif Covid-19, dan kemudian dikarantina selama 14 hari.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya