Berita

PM INggris Boris Johnson/Net

Dunia

Bantu Atasi Badai Covid-19, Inggris Kirim Alat Medis Ke India

SENIN, 26 APRIL 2021 | 07:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Badai pandemi Covid-19 yang menerjang India telah menimbulkan kekhawatiran dari seluruh dunia. Kasus baru terus melonjak, sementara para pasien bertaruh nyawa akibat kekurangan alat medis dan oksigen.

Negara berpenduduk terbesar kedua di dunia setelah China itu mencatatkan rekor global baru untuk kasus virus corona harian untuk hari keempat berturut-turut pada Minggu (25/4) waktu setempat. Mereka mencatatkan 349.691 kasus baru, sehingga totalnya menjadi 16,96 juta.  

Menanggapi itu, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson telah mengumumkan bahwa pemerintahannya akan mengirim bantuan peralatan medis untuk membantu negara Asia Selatan tersebut.


"Kami berdiri berdampingan dengan India sebagai teman dan mitra selama waktu yang sangat mengkhawatirkan dalam perang melawan Covid-19," ujarnya dalam sebuah pernyataa , seperti dikutip dari The Economic Times, Senin (26/4).

"Peralatan medis penting, termasuk ratusan konsentrator oksigen dan ventilator, sekarang sedang dalam perjalanan dari Inggris ke India untuk mendukung upaya mencegah hilangnya nyawa secara tragis akibat virus yang mengerikan ini," lanjutnya.

"Kami akan terus bekerja sama dengan pemerintah India selama masa sulit ini, dan saya bertekad untuk memastikan bahwa Inggris melakukan segala yang dapat dilakukan untuk mendukung komunitas internasional dalam perang global melawan pandemi," kata Johnson.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab dalam cuitannya di Twitter pada Minggu, mengatakan bahwa Inggris telah mengirimkan gelombang pertama bantuan ke India.

"Hari ini kami telah mengirimkan yang pertama dari beberapa pengiriman darurat peralatan medis berlebih kepada teman-teman kami di India untuk membantu memberikan perawatan yang menyelamatkan jiwa bagi pasien Covid yang rentan. Tidak ada yang aman sampai kita semua aman," cuitnya.

Perhatian juga datang dari Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock.

"Pemandangan yang memilukan di India sekali lagi menunjukkan betapa parahnya penyakit yang mengerikan ini," cuitnya di Twitter.

"Kami bertekad untuk mendukung rakyat India melalui masa yang sangat sulit ini, dan saya sangat berterima kasih kepada mereka yang telah bekerja keras untuk mewujudkan pengiriman awal ini."

"Pengiriman pertama peralatan penyelamat nyawa ini akan memberikan bantuan yang sangat dibutuhkan dan kami siap untuk berbuat lebih banyak," ujarnya.

Bantuan gelombang pertama Inggris termasuk sembilan muatan kontainer pesawat berisi 495 konsentrator oksigen, 120 ventilator non-invasif, dan 20 ventilator manual.  

Pengiriman pertama perbekalan medis dari Inggris dijadwalkan tiba di India pada Selasa (27/4) pagi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya