Warga Turki di Washington memprotes keputusan Presiden AS Joe Biden untuk mengakui peristiwa 1915 sebagai genosida, Washington, AS, 24 April 2021/Net
Warga Turki di Washington memprotes keputusan Presiden AS Joe Biden untuk mengakui peristiwa 1915 sebagai genosida, Washington, AS, 24 April 2021/Net
Mereka berkerumun di depan kediaman Duta Besar Turki di Lingkaran Sheridan dengan memegang bendera dan spanduk bertuliskan, 'Biarkan Sejarah Memutuskan', dan 'Rekonsiliasi, Bukan Tuduhan Genosida'.
Wakil Ketua Komite Pengarah Nasional Turki Amerika (TASC) Günay Evinch mengatakan Biden melemparkan gas ke dalam api alih-alih menyatukan orang dalam rekonsiliasi.
"Dia memilih narasi komunitas Armenia, dia memilih untuk berpihak pada komunitas Armenia dengan mengorbankan komunitas Turki-Amerika, dan semua komunitas warisan harus diperlakukan sama dan adil," kata Evinch, seperti dikutip dari Daily Sabah, Minggu (25/4).
Populer
Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26
Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48
Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06
Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01
Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17
Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16
Senin, 22 Desember 2025 | 17:57
UPDATE
Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15
Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58
Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40
Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13
Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02
Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58
Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22
Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03
Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45
Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21