Berita

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri/Net

Hukum

Baru Di Bawah Kendali Firli Penyidik Ditangkap, PDIP: Yang Dihajar KPK Itu Korupsi Skala Massif Yang Nilainya Besar

SENIN, 26 APRIL 2021 | 03:43 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus korupsi di Pemkot Tanjungbalai, diapresiasi Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan.

Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini meminta masyarakat agar tidak membawa-bawa revisi UU KPK, lantaran dalam kasus tersebut ada satu anak buahnya yang terciduk memeras Walikota Tanjung Balai.

"Saya ingin pastikan juga, jangan sampai ini dibawa-bawa karena akibat revisi UU KPK, justru apa yang terlihat saat ini yang dirasakan oleh publik KPK-nya terlihat hebat dan luar biasa sesuai dengan citra pendiriannya,” ucap Arteria ketika berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (25/4).


Menurut Arteria, saat ini KPK menangkap para pelaku korupsi berskala besar, baik dari sisi kerugian negara maupun pelaku yang bermain di belakangnya.

"Yang dihajar itu adalah korupsi skala masif, yang materi dan muatan korupsinya bernilai besar tidak hanya dari sisi kerugian negara tapi pihak-pihak yang bermainnya. Ini yang tidak ada di jliid-jilid sebelumnya,” katanya.

Oleh karena itu, Arteria menilai KPK di bawah kepemimpinan Firli Bahuri mengerjakan kasus korupsi tidak main-main, dan lebih mengedepankan penegakkan hukum kepada siapapun yang berusaha merugikan negara.

"Kemudian juga bagaimana pencegahan, bagaimana mereka bekerja di keheningan. Jilid sekarang ini kalau yang bukannya kita mentoleransi satu rupiah dikorupsi boleh, tapi lebih mengedepankan bagaimana penegakan hukum itu yang penuh kemanfaatan tidak gaduh dan juga tidak brutal,” katanya.

"Ini yang sudah dicoba diterapkan di era kepemimpinan Pak Firly,” pungkas Arteria.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya