Berita

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti/Net

Politik

Pemerintah Dan Swasta Harus Bersinergi Agar Target SDGs Tercapai

SABTU, 24 APRIL 2021 | 14:48 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Untuk mencapai target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs) tahun 2030, Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta kolaborasi dan sinergi dilakukan pihak swasta dan stakeholder lainnya.

Menurut Mantan Ketua Umum Kadin Jawa Timur itu pemerintah tidak dapat berjalan sendiri, apalagi dalam kondisi pandemi Covid-19.

"Target untuk mencapai SDGs 2030 semakin berat, termasuk bagi Indonesia. Sebab negara-negara di dunia saat ini tengah fokus melakukan pemulihan sektor ekonomi dan sosial sebagai akibat pandemi Covid-19," ujar LaNyalla, Sabtu (25/4).


SDGs sendiri digagas pada 2015 di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat (AS). Bertema 'Mengubah Dunia Kita: Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan', SDGs berisi 17 target untuk diraih pada 2030.

Senator asal Jawa Timur ini menjelaskan, jika agenda SDGs tercapai, bukan hanya kesejahteraan manusia yang terwujud. Keberlangsungan bumi yang lebih baik juga akan terjaga.
 
"Pandemi Covid-19 yang melanda dunia membuat target-target yang sudah berjalan akan mundur dan bisa jadi akan semakin jauh dari harapan. Apalagi kondisi ekonomi global menurun. Dimana pertumbuhan ekonomi 2020 merupakan yang terburuk dalam 150 tahun terakhir," jelasnya.

LaNyalla mengatakan ada 170 negara di dunia yang mengalami kontraksi akibat Covid-19. Indonesia salah satunya. Sepanjang 2020, ekonomi Indonesia terkontraksi 2,07 persen. Tantangan ini yang menurutnya harus menjadi motivasi dan momentum dalam merancang strategi baru untuk mengakselerasi pencapaian SDGs.

Oleh karena itu ia mendukung upaya Presiden Joko Widodo yang mendorong berbagai pihak bekerja sama dan mencari cara-cara baru agar target SDGs bisa tercapai pada 2030. Inovasi baru itu harus bisa beriringan dengan penerapan program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

"Pemerintahan dan swasta mempunyai sisi keunggulan dan pengalaman masing-masing. Kedua hal itu jika dikolaborasikan tentu akan menjadi modal luar biasa. Jadi targetnya tidak harus diturunkan, yang diperlukan kemudian adalah keberanian dalam membuat terobosan dan inovasi untuk melakukan lompatan dalam mencapai target SDGs," ungkap alumnus Universitas Brawijaya Malang ini.

LaNyalla juga menyoroti kurangnya sosialisasi ke masyarakat bawah mengenai rencana kerja pemerintah terkait SDGs. Tentu saja hal ini menghambat sinergi dengan pihak swasta atau lembaga lain, karena seringkali program-program yang ditawarkan tidak match dengan prioritas pemerintah.

"Yang terpenting lagi masyarakat mengerti apa itu SDGs, apa target serta apa yang menjadi tujuan pencapaian SDGs serta wujud konkritnya. Perlu sosialisasi lebih intens mengenai hal ini agar target SDGs tidak hanya sekedar wacana. Karena pada akhirnya, mencapai target SDGs bukan hanya kerja keras satu pihak saja, tetapi kolaborasi seluruh elemen masyarakat," pungkasnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya