Berita

Menteri Dalam Negeri Arab Saudi Pangeran Abdulaziz bin Saud/Net

Dunia

Cegah Penyelundupan Narkoba Berkedok Buah Asal Lebanon, Arab Saudi Berlakukan Larangan Impor

SABTU, 24 APRIL 2021 | 12:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kerajaan Arab Saudi memutuskan untuk melarang impor buah dan sayuran asal Lebanon mulai pukul 9 pagi pada 25 April waktu setempat. Pelarangan itu menyusul meningkatnya penyelundupan narkoba dari Beirut yang dipalsukan dalam buah dan sayuran.

Saudi Press Agency (SPA) melaporkan bahwa langkah itu dilakukan setelah Bea Cukai Saudi menggagalkan upaya untuk menyelundupkan lebih dari 5 juta pil Captagon yang diisi di dalam buah yang diimpor dari Lebanon.

Larangan tersebut akan tetap berlaku sampai pihak berwenang Lebanon memberikan jaminan yang cukup dan dapat diandalkan bahwa mereka akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menghentikan operasi penyelundupan narkoba sistemik.


Wakil sekretaris Otoritas Bea Cukai untuk Urusan Keamanan, Mohammed bin Ali Al-Naim, mengatakan narkotika itu dimasukkan ke dalam buah delima.

Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri mengatakan vahwa pihaknya akab bekerja sama dengan pihak berwenang terkait, dan menyatakan akan terus menindaklanjuti serta memantau pengiriman lain yang datang dari Lebanon.

"Keamanan Kerajaan adalah garis merah," kata Menteri Dalam Negeri Arab Saudi Pangeran Abdulaziz bin Saud di akun Twitternya, seperti dikutip dari Al-Arabiya, Sabtu (24/4).

Captagon biasanya digunakan oleh para peajurit yang berperang karena efek yang dimilikinya untuk melawan kelelahan. Ini adalah amfetamin yang telah banyak dibuat dan diekspor secara ilegal dari Lebanon.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya