Berita

Wakil Ketua Komisi IX DPR Melkiades Laka Lena/RMOL

Politik

Komisi IX Minta Pemerintah Isolasi 127 WN India Di Satu Pulau

JUMAT, 23 APRIL 2021 | 12:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi IX DPR mendesak pemerintah untuk mengisolasi 127 Warga Negara Asing (WNA) asal India yang masuk ke Indonesia, di sebuah pulau tersendiri. Versi yang lain menyebutkan 135 orang.

Isolasi di sebuah pulau guna menghindari lonjakan kasus di India yang mencapai 300 ribu per hari.

"Sebaiknya isolasi di pulau tersendiri, lebih baik buat mereka dan buat petugas kita sehingga setelah melewati masa karantina dua sampai tiga minggu dan dinyatakan sehat baru aktivitas normal di Tanah Air," ujar Wakil Ketua Komisi IX DPR Melkiades Laka Lena, Jumat (23/4).


WNA asal India itu masuk ke Indonesia pada pada Rabu (21/4) pukul 19.30 WIB dengan pesawat QZ9BB ex MMA. Mereka mendarat di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, di Tangerang, Banten.

"Seperti tenaga kerja Indonesia di kapal asing diisolasi di Kepulauan Seribu, atau dulu di Natuna," imbuhnya.

Melki mengatakan, untuk mengantisipasi kejadian serupa agar tidak terulang, pihak Imigrasi diminta untuk memperketat izin masuk WNA asal India ke Indonesia.

Selain itu, kerja sama pihak lain seperti Kementerian Kesehatan dan Satgas Penanganan Covid-19 juga sangat diperlukan untuk mencegah penyebaran virus corona dari warga asing.

"Terkait kedatangan WN India perlu antisipasi dan respon serius Kemenlu, Dirjen imigrasi dan KKP Kemenkes dan Satgas Penanganan Covid-19 untuk mencegah penyebaran pandemi dari WN India," pungkas politisi Partai Golkar itu.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya