Berita

Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid/Net

Politik

Soal Polemik Kamus Sejarah, Senior PKS Pertanyakan Keberadaan BPIP?

KAMIS, 22 APRIL 2021 | 14:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) seharusnya menjadi garda terdepan terkait polemik Kamus Sejarah Indonesia yang sedang ramai saat ini.

Salah satu alasannya, kamus tersebut tidak memuat jejak perjuangan pendiri Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus pahlawan nasional KH. Hasyim Asyari. Hal itu dinilai bertentangan dengan Pancasila.

"Harusnya BPIP yang terdepan tolak penyimpangan-penyimpangan dari Pancasila," ujar Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid, Kamis (22/4).


Misalnya, tidak adanya frasa agama dalam Peta Jalan Pendidikan Nasional, pendidikan Pancasila terhapus dari Sistim Pendidikan Nasional, dan Kamus Sejarah Indonesia yang bermasalah seperti dengan tidak mencantumkan KH. Hasyim Asyari.

"Kemana BPIP?" ujar HNW yang saat ini menjabat Wakil Ketua MPR RI.

Jelas HNW, Kamus Sejarah Indonesia itu ternyata juga diskriminatif kepada perempuan. Ratu Wilhelmina dari Belanda dicantumkan, tapi dua tokoh perempuan Indonesia anggota BPUPK Maria Oelfah S dan Rr Soekaptinah, malah tidak dicantumkan.

"Selain KH. Hasyim Asyari, Dirjen Kebudayaan (pengarah kamus sejarah itu) mestinya juga akui salah tak masukkan nama-nama KH. Wahid Hasyim, M. Natsir, KH. Mas Mansur, Mr. Syaf. Ini malah masukkan tokoh-tokoh PKI seperti Musso, Amir S, Semaun, Alimin, dan Aidit," ucap mantan Presiden PKS itu.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya