Berita

Politisi Perempuan PKS Netty Prasetiyani Aher/Net

Politik

Hari Kartini, PKS Minta Pemerintah Perhatikan Pendidikan Bagi Perempuan

RABU, 21 APRIL 2021 | 21:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dalam rangka peringatan Hari Kartini yang jatuh pada Rabu (21/4) ini, Politisi Perempuan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Netty Prasetiyani Aher meminta pemerintah untuk memperhatikan peran perempuan.

Sebab, perempuan adalah tiangnya negara, karena itu rusaknya tiang akan berdampak besar terhadap bangunan negara.

"Perempuan-perempuan Indonesia harus menjadi tiang yang kuat, dengan begitu baru kemudian kita dapat menjadi negara yang kokoh dan maju," ujar Netty.


Anggota Komisi IX DPR RI fraksi PKS tersebut juga menolak adanya anggapan bahwa perempuan tidak harus berpendidikan tinggi.

Kata dia, perempuan harus punya pendidikan dan cerdas karena perannya sebagai tiang negara.

"Negara harus hadir mendukung dengan kebijakan afirmatif untuk mengakselerasi pendidikan bagi kalangan perempuan. Saya berharap Peringatan Hari Kartini tidak hanya sekadar seremonial saja tapi juga diikuti dengan aksi yang konkret dari pemerintah," tegasnya.
 
Ketua DPP PKS Bidang Kesejahteraan Sosial ini menuturkan, di pelosok-pelosok negeri masih banyak perempuan yang terpaksa harus berhenti belajar. Entah itu karena keterbatasan ekonomi atau alasan-alasan lain.

"Hal ini harus menjadi perhatian dari pemerintah, apalagi saat ini kita sedang melawan Covid-19 yang banyak mengubah wajah pendidikan kita," tuturnya.

"Bagaimana masa depan pendidikan kita di tengah pandemi? Seperti apa perlindungan terhadap guru dan tenaga pendidik di tengah pandemi, mengingat akan dilakukannya PTM? Jangan sampai PTM dilakukan tapi perlindungan terhadap guru dan tenaga pendidik minim," imbuhnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya