Berita

Hasil Poling RMOL/Net

Politik

Hasil Poling Prabowo Vs Sandiaga: 80,6 Persen Pilih Golput

RABU, 21 APRIL 2021 | 12:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Gelaran Pilpres 2024 memang masih jauh, tapi tahapannya sudah akan dimulai pada tahun depan. Sejumlah nama yang digadang akan menjadi petarung di pilpres sudah mulai bertebaran dalam diskusi politik.

Di antara nama-nama yang bermunculan itu, nama Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno yang pada tahun 2019 lalu berpasangan melawan duet Joko Widodo-Maruf Amin paling ramai diperbincangkan.

Pasalnya, keduanya kini telah menjadi pembantu Jokowi. Prabowo sebagai Menteri Pertahanan dan Sandi menjabat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf). Selain itu, keduanya juga disebut berpeluang besar untuk berlaga di Pilpres 2024.


Prabowo memiliki Partai Gerindra dan digadang akan berduet dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani untuk melanjutkan perjanjian Batutulis yang tertunda. Sementara Presiden Jokowi pernah memberi kode bahwa Sandi merupakan calon presiden potensial di acara Hipmi.

Atas dasar itu, Kantor Berita Politik RMOL menggelar poling untuk mengetahui gambaran dukungan kedua tokoh tersebut di pilpres nanti. Simulasinya, Prabowo Subianto berhadapan langsung dengan Sandiaga Uno sebagai capres.

Poling yang digelar selama 24 jam di Twitter itu telah ditutup pada pagi tadi. Hanya 489 pemilik akun Twotter yang memberikan pilihan untuk pertanyaan “Apabila Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno berhadap-hadapan dalam Pilpres 2024, siapa yang akan Anda pilih?”.

Hasilnya di luar dugaan, sebanyak 7 persen memilih Prabowo Subianto dan 10,8 persen. Sementara mereka yang memilih untuk tidak memilih alias golput menjadi mayoritas dengan 80,6 persen. Adapun yang masih ragu-ragu ada 1,6 persen.

Koordinator Poling RMOL, Denny NJA, menjelaskan bahwa poling ini bukan untuk mengukur elektabilitas kedua tokoh. Poling ini, sambungnya lagi, untuk melihat ketertarikan dan kepedulian Netizen pada persoalan yang diajukan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya