Berita

Tangkapan layar pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin saat menjadi narasumber dalam diskusi daring Obrolan Bareng Bang Ruslan bertajuk "Reshuffle Kabinet dan Koalisi 2024" yang disiarkan RMOL TV, Selasa (20/4)/RMOL

Politik

Reshuffle Kabinet Molor Lagi, Kemungkinan Rabu Pekan Depan

SELASA, 20 APRIL 2021 | 15:25 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rencana Presiden Joko Widodo merombak Kabinet Indonesia Maju kemungkinan akan molor lagi atau tidak dilakukan pada pekan ini. Pasalnya, sumber dari pihak istana menyebutkan belum ada tanda-tanda reshuffle dan pelantikan kabinet pada Rabu besok (21/4).

Demikian disampaikan pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin saat menjadi narasumber dalam diskusi daring Obrolan Bareng Bang Ruslan bertajuk "Reshuffle Kabinet dan Koalisi 2024" yang disiarkan RMOL TV, Selasa (20/4).

"Kelihatannya reshuffle akan dilaunching Rabu depan. Bang Ngabalin (Tenaga Ahli Utama KSP) pun mengatakan belum ada tanda-tanda bakal ada pelantikan di istana besok. Sampai tadi pukul 12.00 WIB, belum ada info," katanya.


Ujang meyakini reshuffle akan digelar pada pekan depan. Harinya adalah hari Rabu. Hal ini mengacu spekulasi politik masyarakat yang mengkait-kaitkan Jokowi yang kental dengan adat kejawennya.

"Saya meyakini juga Pak Jokowi akan mereshuffle hari Rabu. Jika hari ini belum keliatan kemungkinan minggu depan. Tapi yang jelas kepercayaan kejawennya Pak Jokowi ada hari Rabu," tutupnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya