Berita

Direktur Eksekutif IPR Ujang Komarudin/Net

Politik

Kader PAN Tidak Ada Yang Pas Jadi Mendikbud, Baiknya Dikembalikan Ke Muhammadiyah

SELASA, 20 APRIL 2021 | 14:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Amanat Nasional (PAN) digadang menjadi partai yang akan direkrut ke dalam lingkaran istana dalam perombakan kabinet yang dikabarkan akan segera dilakukan Presiden Joko Widodo.

Kemungkinan itu menjadi nyata lantaran Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan telah lepas dari pengaruh politisi senior Amien Rais yang telah mendirikan Partai Ummat

“Jadi orientasi politik Zulhas (Zulkifli Hasan) itu kan ke Pak Jokowi, yang tidak kan Amien Rais. Nah sekarang kan sudah lepas,” tutur dosen ilmu politik, yang juga Direktur Eksekutif IPR Ujang Komarudin dalam Obrolan Bareng Bang Ruslan bertajuk ‘Reshuffle Kabinet Dan Koalisi 2024’ yang disiarkan RMOL TV, Selasa (20/4).


Sementara saat disinggung apakah PAN akan mengisi jabatan sebagai Mendikbud, Ujang Komarudin mengaku ragu. Sebab tidak ada kader PAN yang mumpuni menjadi posisi yang kini ditempati Nadiem Makarim tersebut.

Menurutnya, nama-nama elite PAN seperti Zulhas dan Sekjen PAN Eddy Soeparno tidak kompeten untuk posisi Mendikbud. Atas alasan tersebut, Ujang menilai bahwa jabatan Mendikbud paling realistis adalah dikembalikan ke Muhammadiyah.

“Untuk Mendikbud, PAN tidak ada yang pas. Yang realistis dikembalikan ker ormas Muhammadiyah,” demikian Ujang.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya