Berita

Budi Gunawan./Net

Politik

Jika Anak-Anak Mega Tak Kompak, BG Jadi Alternatif

SENIN, 19 APRIL 2021 | 20:50 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Munculnya aspirasi kader PDI Perjuangan yang mencalonkan Mohammad Prananda Prabowo (Nanan) jauh-jauh hari sebelum Kongres, dinilai oleh kalangan pengamat sebagai tanda-tanda retaknya soliditas di tubuh partai banteng gemuk. Sebab, sejak 2014, wajah PDI Perjuangan di mata publik lebih banyak diwakili oleh Puan Maharani yang kini menjadi Ketua DPR.

Jika keretakan antara faksi Nanan dan faksi Puan tak bisa diatasi hingga menjelang Pemilu 2024, Megawati diyakini bakal menunjuk figur alternatif yang netral untuk menjadi Ketua PDI Perjuangan sekaligus Calon Presiden. Kepala BIN Budi Gunawan (BG) yang merupakan mantan ajudan Presiden Megawati disebut-sebut berpotensi untuk menjadi figur alternatif itu.

Pandangan tersebut dikemukakan pengamat dan praktisi strategi komunikasi Fajar Shodik dalam perbincangan dengan Kantor Berita Politik RMOL, Senin (19/4).


“BG punya citra menonjol sebagai komunikator politik yang mampu meredam potensi konflik bangsa, khususnya setelah ia berhasil mengatur pertemuan Jokowi dan Prabowo pasca Pilpres 2019. Saya kira, jika Nanan dan Puan tak mencapai kompromi, Bu Mega akan melirik BG,” ujar alumnus Fakultas Hukum UMS tersebut.

Tampilnya BG sebagai pucuk pimpinan partai maupun Capres 2024, kata Fajar, punya dampak positif bagi PDI Perjuangan. Selepas era Megawati usai, partai tersebut dianggap memerlukan figur solidarity maker yang mampu menjaga keutuhan partai. Sebagai orang yang sangat dekat dengan Megawati, ia dinilai bisa diterima faksi Nanan maupun faksi Puan.

Meski demikian, jika BG tampil sebagai Capres, purnawirawan jenderal polisi itu dianggap memiliki tantangan yang tidak mudah. Dalam pengamatan Fajar, BG selama ini lebih dikenal sebagai aparat keamanan dan intelijen dengan berbagai kerja silent. Publik dinilai belum mengenal pikiran-pikiran BG di bidang-bidang yang lain. Padahal, isu utama bagi publik dalam beberapa tahun ke depan adalah pemulihan ekonomi yang menurun akibat pandemi Covid-19.

Karena itu, BG disarankan lebih aktif mengkomunikasikan berbagai gagasan yang bisa ia tawarkan untuk membawa bangsa ini keluar dari krisis pasca pandemi. Untuk menjalankan agenda tersebut dan agar tidak mengganggu posisinya sebagai Kepala BIN, pria berkumis itu disarankan untuk memanfaatkan pihak ketiga sebagai komunikator publik, misalnya jejaring relawan.

“Dalam keterbatasannya tampil mengeluarkan pernyataan-pernyataan di luar soal intelijen, tim BG dapat mendorong kelompok-kelompok relawan yang sudah mendeklarasikan dukungan kepadanya untuk menebarkan pikiran-pikiran cerdas yang selaras dengan suasana kebatinan rakyat,” tandasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya