Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat membacakan LKPJ Pemprov DKI/RMOLJakarta

Nusantara

Di Hadapan Paripurna DPRD, Anies Pamerkan IPM Jakarta Tertinggi Se-Indonesia

SENIN, 19 APRIL 2021 | 20:31 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) DKI Jakarta pada tahun 2020 tercatat sebesar 80,77 meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 80,76.

Angka itu diungkapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam rapat paripurna penyampaian laporan keterangan pertanggung jawaban (LKPJ) Gubernur DKI tahun 2020.

"Di tengah pandemi Covid-19, IPM DKI Jakarta merupakan yang tertinggi di Indonesia serta satu-satunya provinsi dengan nilai IPM di atas nilai 80 atau “sangat tinggi”," demikian pernyataan Anies seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Senin (19/4).


Anies melanjutkan, pandemi Covid-19 yang terjadi sepanjang tahun 2020 telah mengubah pola inflasi di DKI Jakarta.

Penjelasan Anies, hal itu disebabkan pembatasan kegiatan masyarakat yang berpengaruh terhadap permintaan atau daya beli masyarakat.

Lebih lanjut Anies menjelaskan, aktivitas ekonomi yang turun dapat dilihat dari angka inflasi yang cukup rendah, dimana inflasi di DKI Jakarta selama Januari -Desember tahun 2020 sebesar 1,59 persen, lebih rendah  dibandingkan laju inflasi periode yang sama pada tahun 2019, yaitu 3,23 persen.

Namun demikian, Anies menegaskan, setelah sempat terdampak pandemi Covid-19, ekonomi Jakarta di akhir tahun 2020 menunjukan kinerja yang membaik.

Anies mengungkapkan, jumlah penduduk miskin di DKI Jakarta pada September 2020 tercatat sebesar 496,84 ribu orang atau sebesar 4,69 persen.

Kata mantan Mendikbud ini, jumlah itu meningkat jika dibandingkan dengan jumlah penduduk miskin di DKI Jakarta pada periode September 2019 sebesar 362,30 ribu orang atau sebesar 3,42 persen.

"Terjadinya pandemi Covid-19 menjadi faktor penyebab kenaikan jumlah penduduk miskin di ibu kota," kata Anies.

Namun demikian, jumlah penduduk miskin di DKI Jakarta tersebut merupakan yang terendah jika dibandingkan dengan provinsi-provinsi lain di Indonesia.

"Serta jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan persentase jumlah penduduk miskin nasional sebesar 27,55 juta orang atau 10,19 persen," demikian kata Anies.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya